Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Isu Motor Brebet, Permintaan Pertamax di SPBU Banjarbaru Melonjak Drastis

Sheilla Farazela • Kamis, 6 November 2025 | 16:32 WIB

ANTRE: Pelanggan mengantre pengisian BBM di SPBU Trikora 65.707.02
ANTRE: Pelanggan mengantre pengisian BBM di SPBU Trikora 65.707.02
BANJARBARU - Permintaan bahan bakar Pertamax di SPBU Trikora 65.707.02 Banjarbaru meningkat sejak awal bulan. Lonjakan terjadi setelah mencuatnya isu motor brebet usai pengisian Pertalite, sehingga sebagian pengguna beralih ke BBM beroktan lebih tinggi.

Pantauan di lapangan, stok Pertamax di SPBU tersebut tampak kosong. Sejumlah pengendara kerap berhenti sejenak hanya untuk menanyakan ketersediaan BBM tersebut.

Salah satunya Akbar, warga Banjarbaru. Ia mengaku sudah mendatangi empat SPBU untuk mencari Pertamax.

"Saya sengaja mampir dan tanya apakah Pertamax masih ada. Kalau ada saya beli, tapi tadi di SPBU ini lagi kosong. Sejak ada info motor brebet kemarin, jadi was-was juga isi Pertalite," ujarnya.

Pengawas SPBU Trikora, Gege, membenarkan permintaan Pertamax melonjak tajam dalam dua pekan terakhir.

"Awalnya karena ada isu motor brebet akibat pengisian Pertalite di Jawa. Jadi banyak pengguna beralih ke Pertamax," tuturnya.

Menurutnya, pesanan Pertamax tetap dilakukan setiap hari. Namun ketersediaannya tidak stabil lantaran pengiriman dari depo tidak selalu rutin.

"Kadang pengiriman tidak setiap hari. Kemarin sempat dua hari kosong sebelum pengiriman datang," jelasnya.

Menanggapi kekhawatiran pelanggan, Gege memastikan SPBU telah menjalankan SOP pembongkaran BBM secara ketat.

 Baca Juga: Update Perolehan Medali Tanah Bumbu di Porprov Kalsel 2025

"Ada 14 langkah pembongkaran, mulai pengecekan, sampling, hingga uji kualitas. Harusnya aman," ungkapnya.

Jika ditemukan kandungan air pada BBM di mobil tangki, kata dia, SPBU tidak akan menerima pembongkaran.

"Biasanya BBM langsung dikembalikan ke depo," tambahnya.

 Baca Juga: Warga Resah, Kabel Optik Masih Menjuntai Usai Perbaikan Jembatan Sungai Ulin

Gege menyebut beberapa laporan terkait mesin brebet tetap ditangani dengan serius oleh pihak SPBU.

"Kalau ada laporan, kami tampung dulu dan diarahkan ke bengkel. Kalau terbukti dari produk kami, siap kami ganti rugi," tegasnya.

Fenomena peningkatan permintaan Pertamax ini menjadi indikator kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas BBM jenis Pertalite.

Meski belum ada laporan resmi terkait kasus motor brebet di Banjarbaru, kehati-hatian pengguna kendaraan bermotor tampaknya meningkat pasca viralnya isu tersebut di media sosial.

SPBU Trikora meminta pelanggan tetap tenang dan melaporkan jika mengalami kendala mesin setelah pengisian BBM untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#isu motor brebet Indonesia #BBM Pertamax melonjak Kalsel #stok Pertamax habis Banjarbaru #motor brebet Pertalite Banjarbaru