Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dari Zonasi ke Domisili, Ini Strategi Tambah Kuota Penerimaan Siswa Baru di SMAN 5 Banjarmasin

Riyad Dafhi Rizki • Rabu, 18 Juni 2025 | 11:04 WIB
ANTUSIAS: Suasana SPMB tahun ajaran 2025 di SMPN 9 Banjarmasin.
ANTUSIAS: Suasana SPMB tahun ajaran 2025 di SMPN 9 Banjarmasin.

BANJARMASIN — Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) membawa sejumlah perubahan signifikan dalam sistem pendaftaran di tingkat SMP dan SMA.

SMAN 5 Banjarmasin misalnya mengganti istilah jalur "zonasi" dengan "domisili."

Meski terdengar serupa, perubahan ini memengaruhi kuota penerimaan dan strategi seleksi calon siswa.

Kepala sekolah Mukhlis Takwin menegaskan kuota jalur domisili kini hanya 35 persen, lebih kecil dibanding zonasi yang minimal 50 persen.

"Konsepnya masih mengutamakan jarak rumah ke sekolah, tetapi istilah dan kuotanya sudah berbeda. Jalur domisili kini porsinya lebih kecil, digeser oleh jalur afirmasi dan prestasi," jelas Mukhlis, Selasa (17/6).

Jalur afirmasi mengalami peningkatan kuota menjadi 30 persen, dua kali lipat dari tahun sebelumnya, sementara jalur prestasi kini memperoleh alokasi minimal 30 persen, bukan lagi sekadar "sisa kuota". Dan, jalur mutasi tetap dibatasi 5 persen.

Mukhlis menilai perubahan ini mendorong keberagaman latar belakang siswa, baik secara akademik maupun sosial ekonomi.

Meski demikian, sekolah tetap memperketat verifikasi pada jalur domisili. "Kartu Keluarga (KK) harus mencantumkan nama orang tua atau minimal kakek-nenek. Jika anak angkat, perlu bukti pengadilan. Manipulasi data tidak akan kami toleransi," tegasnya.

Ketua Panitia SPMB SMAN 5, Sairi menambahkan, pendaftaran dilakukan secara daring pada 23-25 Juni 2025 melalui laman kalselpintar.siap-ppdb.com.

"Namun, jika ada kendala, orang tua dapat datang langsung ke sekolah untuk mendapatkan bantuan," ujarnya.

Sairi juga mengungkapkan, jalur tahfiz telah dibuka lebih awal, dengan delapan calon siswa mendaftar.

Mereka akan menjalani uji kompetensi langsung oleh guru internal untuk memastikan kualitas bacaan Al-Qur'an. Total daya tampung sekolah di Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, itu mencapai 396 siswa untuk 11 rombongan belajar.

Verifikasi Ketat SMA 1

Perubahan juga terasa di SMAN 1 Banjarmasin. Kepala sekolah Fery Setyawan Amadhy menjelaskan, panitia melakukan verifikasi berkas calon siswa baru jalur prestasi sebelum pendaftaran.

Tujuannya untuk mencegah kecurangan yang sempat terjadi tahun lalu. "Kami menemukan kasus pemalsuan data yang baru terungkap saat daftar ulang," ungkapnya, kemarin.

Calon siswa yang telah melalui proses verifikasi dapat mendaftar pada 23 Juni.

Verifikasi dilakukan lebih awal agar tidak terjadi penumpukan saat pendaftaran resmi berlangsung. "Ini memungkinkan operator bekerja lebih teliti," kata Fery.

Antusiasme Tinggi SMP 9

Di tingkat SMP, SMPN 9 Banjarmasin mencatat antusiasme tinggi pada hari pertama pendaftaran jalur domisili.

Operator SPMB SMPN 9, Muhammad Muddakir melaporkan lebih dari 50 pendaftar, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jalur mutasi, yang dilakukan langsung di sekolah, baru menerima satu pendaftar.

Kepala sekolah Hulwani mengklaim pelaksanaan SPMB berjalan lancar. "Hari pertama jalur domisili dan mutasi tidak ada kendala berarti," ujarnya kemarin.

Namun, sejumlah orang tua menghadapi kesulitan teknis, seperti menentukan titik koordinat tempat tinggal. Contoh Fitria (45), warga Teluk Dalam, yang memutuskan datang langsung ke sekolah.

"Saya bingung soal posisi koordinat, jadi lebih baik bertanya langsung," katanya.

Hal serupa dialami Ramadan (41), warga Telawang, yang datang untuk memastikan jarak rumah ke sekolah sesuai persyaratan jalur domisili.

SMPN 9 tahun ini menerima 256 siswa baru untuk delapan rombongan belajar. Kuota jalur prestasi dan afirmasi sudah terpenuhi lebih awal, dengan 64 siswa dari prestasi akademik, 26 dari non-akademik, dan 38 melalui afirmasi.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Sekolah #banjarmasin #smp #sma #Spbm