BANJARMASIN – Stok hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih di Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan, masih sepi. Kendati Iduladha 1446 Hijriah tinggal dua pekan lagi.
Padahal, biasanya satu bulan sebelum hari raya kurban, kandang-kandang di sana sudah mulai terisi penuh.
"Saat ini stoknya masih kosong, hanya beberapa kandang yang terisi. Informasinya, kemungkinan besar pekan depan baru mulai masuk," ujar Kepala UPTD RPH Basirih, drh Annang Dwijatmiko, Kamis (15/5).
Annang mengungkap, keterlambatan pengiriman stok tahun ini disebabkan proses kelengkapan dokumen pengiriman yang memakan waktu lebih lama.
Akibat pengetatan untuk pencegahan penyakit menular pada hewan kurban, seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) dan antraks.
Kelengkapan dokumen pengiriman bertujuan memastikan kesehatan hewan sebelum tiba di penampungan.
Selain itu, hewan kurban yang sampai di RPH juga akan menjalani pemeriksaan tambahan untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan.
"Setiap hewan yang datang akan diperiksa kembali sebelum diizinkan untuk dipotong. Proses ini penting untuk menjaga kualitas hewan kurban," tambahnya.
Annang menyebutkan, jumlah stok hewan kurban tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, yaitu sekitar 2.100 ekor sapi dan 917 ekor kambing.
Namun, ia melihat, minat masyarakat untuk berkurban mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Sepertinya karena kondisi ekonomi yang sedang lesu. Masyarakat menjadi lebih berhati-hati dalam mengeluarkan dana untuk ibadah kurban," tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief