"Tingkat SD maupun SMP masing-masing diatas 20 lebih sekolah, baik rehab maupun pembangunan baru, kata Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama usai pertemuan dengan DPRD Banjarmasin belum lama tadi.
Ia mengatakan jajarannya tengah menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan dalam proses lelang proyek. "Untuk lelang proyek rehab sedang dalam tahap menyiapkan dokumen pengadaanya," ujarnya.
Selain rehab maupun pembangunan sekolah tingkat SD dan SMP, disdik juga menganggarkan untuk perbaikan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). "Jumlahnya sebanyak 17 sekolah," imbuhnya.
Apakah efisiensi anggaran berimbas terhadap program rencana rehab maupun pembangunan sekolah di Disdik Banjarmasin ? Ryan menegaskan bahwa efisiensi tidak terlalu berpengaruh terhadap kegiatan di instansi yang dipimpinnya.
"Dalam surat edaran itu sudah jelas apa yang harus di efisiensi dan yang tetap dianggarkan. Bidang pendidikan masuk dalam prioritas. Memang ada efisiensi tetapi untuk rehab dan pembangunan sekolah tetap dilaksanakan, sebagai terkait dengan standar pelayanan pendidikan," jelas dia.
Bahkan dia berharap, hasil efisiensi anggaran yang sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat dialokasikan pada bidang pendidikan. "Justru harapan saya, hasil efisiensi dapat membantu menambah kegiatan yang belum terakomodir," cetus Ryan.
Editor : Sutrisno