BANJARMASIN - Mendapat penolakan dari sejumlah pedagang di Pasar Sudimampir Banjarmasin, event Baiman Street Food Festival (B-Safe) kembali dirapatkan.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menyikapi keluhan pedagang. Mereka berupaya mencari jalan tengah.
Hasilnya, konsep B-Safe mengalami perubahan. Salah satunya jam pelaksanaan yang mundur ke pukul 17.00 Wita.
“Kita undur jamnya ke sore, soal limbah dan lainnya kita perhatikan dan atur,” janjinya.
Konsep tempat pun berubah. Setelah menyerap aspirasi, B-Safe akan fokus pada lajur kanan. Sedangkan lajur kiri akan tetap dipakai untuk parkir.
Lebih lanjut, Pemko Banjarmasin akan menggelar sosialiasi lanjutan kepada pedagang pada Rabu (27/8/2024). Perubahan konsep ini akan disampaikan.
Harapannya, program penyemarak Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-498 tahun ini mendapat dukungan bersama.
Niatnya, program ini untuk menghidupkan suasana di Pasar Sudimampir saat malam hari. Karena sejauh ini, kawasan itu dinilai senyap.
“Kita hidupkan geliat ekonomi Pasar Sudimampir di malam hari, ini juga akan membantu UMKM,” tutup Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan, B-Safe tetap digelar.
“Forkopimda sepakat tetap menggelar B-Safe dengan tetap memperhatikan aspirasi paguyuban,” ujarnya.
Ada perubahan konsep tempat. Dari jalan Hasanuddin menuju tempat parkir, jalur parkir sebelah kiri menuju Sudimampir 1 tak jadi dipakai untuk food truck. “Lajur kiri semua untuk parkiran,” ujarnya.
Sedangkan lajur kanan hingga gerbang akan diisi dengan tenant dan food truck. “Karena ada aspirasi, semua kita ubah agar fokus ke lajur kanan,” tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani