RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Pengunduran diri sejumlah pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), tidak membuat roda organisasi Partai Buruh Kalimantan Selatan (Kalsel) berhenti. Kepengurusan tetap berjalan dan posisi yang kosong segera diisi.
Ketua Exco Partai Buruh Kalsel, Sudarsih mengatakan pihaknya menghormati keputusan para pengurus KSPSI yang memilih mundur.
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang lumrah terjadi di setiap partai.
"Partai menghormati keputusan itu. Pergantian maupun pergeseran kepengurusan adalah hal yang biasa dalam politik," ujar wanita yang biasa disapa Asih ini, Selasa (30/6/2026) pagi.
Ia menjelaskan Partai Buruh merupakan gabungan dari 11 organisasi pendiri, termasuk KSPSI. Belakangan, sebagian pengurus yang berasal dari afiliasi KSPSI, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, telah menyampaikan pengunduran diri secara resmi.
Di Kalsel, juga ada pengurus KSPSI Kalsel yang menyatakan mundur dari Partai Buruh Kalsel. Diantaranya, duduk di kepengurusan tingkat Provinsi (Kalsel), Kabupaten Tabalong, dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Khusus di Kabupaten Tanah Bumbu, yang mengundurkan diri hanya Ketuanya. Sedangkan, Sekretaris dan Bendahara Partai Buruh di Kabupate Tanah Bumbu tetap bertugas, karena bukan berasal dari KSPSI.
Kepengurusan Partai Buruh di Kabupaten/kota lainnya tetap berjalan normal.
Ia menegaskan, pengunduran diri tersebut hanya terjadi pada kepengurusan, bukan keanggotaan. Masyarakat yang ingin bergabung sebagai anggota Partai Buruh tetap dipersilakan.
Ia memastikan roda organisasi tetap berjalan seperti biasa. Dalam waktu dekat, Partai Buruh Kalsel juga akan mengumumkan Sekretaris baru sekaligus mengisi jabatan yang kosong agar kegiatan partai tetap berjalan optimal.
"Kami tetap menjalankan organisasi dan terus membesarkan Partai Buruh. Kepengurusan yang kosong akan segera kami isi," tegas Asih.
Editor : Fauzan Ridhani