RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabru – Angin sepoi di Pantai Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, menjadi saksi bisu dialog hangat antara wakil rakyat dengan konstituennya. Minggu (3/5) sore.
Pimpinan DPRD Kotabaru sengaja turun ke lapangan untuk menyerap langsung denyut nadi aspirasi masyarakat di wilayah pesisir.
Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, didampingi Ketua Komisi II, Abu Suwandi.
Tak sekadar duduk di balik meja formal, keduanya memilih suasana terbuka untuk berdiskusi dengan puluhan warga, tokoh masyarakat, serta jajaran aparatur desa dari tiga kecamatan, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Selatan, dan Pulau Laut Kepulauan.
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, dalam bicaranya menekankan bahwa jabatan yang ia emban merupakan amanah sementara yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata.
Ia menegaskan komitmennya untuk menghidupkan geliat ekonomi dan sosial di Daerah Pemilihan (Dapil) II.
"Jabatan ini sangat sementara. Rencana kami ke depan adalah menghidupkan kembali semangat kebersamaan melalui olahraga. Kami akan merancang turnamen sepak bola di Teluk Aru, yang kemudian merambah ke Tata Mekar dan Kerayaan. Apapun idenya, selama untuk kemajuan masyarakat, saya siap berdiri paling depan bersama Pak Awaludin," tegas Abu Suwandi.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, membawa visi yang lebih besar terkait masa depan wilayah Pulau Laut. Di hadapan para kepala desa yang hadir, ia mengingatkan tantangan besar yang sudah di depan mata, pembangunan pelabuhan berskala internasional.
"Kawasan ini akan memiliki pelabuhan internasional yang sangat besar yaitu KEK Mekar Putih. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Masyarakat di Pulau Laut Kepulauan, Selatan, dan Barat harus siap," ujar Awaludin.
Kesiapan yang dimaksud Awaludin menitikberatkan pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia berjanji akan memfasilitasi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan tinggi agar mampu bersaing di dunia kerja profesional yang nantinya tercipta.
"Kita punya Poltek, STKIP, dan STIT Darul Ulum. Saya akan arahkan dan fasilitasi agar anak-anak kita kuliah. Pemerintah daerah harus hadir memberikan modal awal. Jika SDM kita siap dan desa-desa kita ramai dengan kegiatan, maka pendapatan masyarakat pun otomatis naik," tambahnya.
Sedangkan, Camat Pulau Laut Kepulauan, Hamdi, mengapresiasi kehadiran para legislator yang mau mendengarkan langsung kondisi di lapangan.
Ia berharap ada kesesuaian antara kebijakan di gedung dewan dengan realita yang dibutuhkan desa. Namun, ia juga memberikan catatan penting bagi kemandirian warga.
"Saya berharap masyarakat tidak melulu menggantungkan segalanya kepada pemerintah. Bagi warga yang memiliki kelebihan, mari aktif membantu, terutama dalam menyukseskan pesta rakyat atau kegiatan gotong royong. Kesadaran kolektif inilah modal utama kita," pesan Hamdi.
Diskusi yang berlangsung hingga petang tersebut turut dihadiri perwakilan Disparpora Kotabaru melalui Kabid Olahraga, Shadiq, serta seluruh Kepala Desa se-Pulau Laut Selatan.
Meski masih dalam tahap rancangan awal, pertemuan ini menjadi tonggak komitmen para wakil rakyat untuk mengawal pembangunan di pelosok Kotabaru.
Editor : Arif Subekti