Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Uji Kelayakan dan Kepatuhan Tahap II PKB Kalsel Memanas, Kandidat Diuji Elite DPP

Endang Syarifuddin • Senin, 27 April 2026 | 12:58 WIB
KANDIDAT: Sejumlah kandidat Ketua DPC PKB kabupaten/kota di Kalimantan Selatan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap II dengan menghadapi wawancara langsung jajaran elite DPP PKB, belum lama tadi.(Foto: Tasya untuk Radar Banjarmasin)
KANDIDAT: Sejumlah kandidat Ketua DPC PKB kabupaten/kota di Kalimantan Selatan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap II dengan menghadapi wawancara langsung jajaran elite DPP PKB, belum lama tadi.(Foto: Tasya untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Perebutan kursi Ketua DPC PKB di Kalimantan Selatan memasuki babak krusial.

Setelah lolos asesmen psikologis, para kandidat kini harus menghadapi ujian penentu lewat UKK tahap II dengan diuji langsung oleh elite DPP PKB, mulai dari ideologi, loyalitas hingga visi membesarkan partai di daerah.

Sekretaris DPW PKB Kalsel, Hilyah Aulia, menyebut UKK tahap II merupakan bagian dari mekanisme seleksi berlapis yang disusun secara sistematis.

Tahapan sebelumnya, asesmen psikologis kata dia, melibatkan pihak akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat. 

"Masuk tahap kedua, kami uji pengetahuan ideologi, komitmen, serta kesiapan mereka membesarkan PKB di kabupaten/kota,” ujarnya.

Menurut anggota DPRD Kota Banjarmasin ini, keterlibatan DPP bertujuan menjaga objektivitas sekaligus memastikan standar penilaian berlaku secara nasional.

Para kandidat dituntut menunjukkan kesiapan memimpin yang selaras dengan arah kebijakan partai.

Ia memastikan, hasil seluruh tahapan UKK akan dibawa ke Jakarta tanpa ruang intervensi. 

“Berkas dibahas dalam rapat pleno tim lima di DPP. Dari situ diputuskan siapa yang layak menjadi Ketua DPC,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI yang juga Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi, menilai proses penjaringan ini sebagai langkah serius dalam memperkuat struktur partai.

Pemetaan kader potensial, telah dilakukan sejak awal melalui forum Musyawarah Cabang (Muscab).

“Setelah muncul nama-nama kandidat, mereka ikut UKK tahap pertama berupa asesmen psikologis. Lalu masuk tahap kedua untuk menguji kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan optimisme memenangkan PKB,” jelasnya.

Fauzi menegaskan, penilaian tidak hanya berhenti pada aspek teknis. DPP juga menilai daya dorong serta kapasitas kandidat dalam mengembangkan partai ke depan.

“Kami ingin ketua DPC yang benar-benar punya kapasitas, visi kuat, dan mampu membawa PKB menang di Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Keputusan akhir, lanjut dia, tetap berada di tangan Ketua Umum PKB setelah menerima laporan lengkap dari tim DPP. Berbagai indikator strategis menjadi dasar sebelum nama terpilih diumumkan.

Ia berharap, ketua DPC terpilih nantinya mampu memperkuat struktur partai hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS), sekaligus aktif membangun konsolidasi dengan masyarakat.

Di tengah proses seleksi yang ketat dan berlapis ini, PKB menegaskan komitmennya bukan sekadar mencari pemimpin. Lebih dari itu, partai tengah menyiapkan motor penggerak yang mampu mendekatkan diri dengan masyarakat Kalsel.

“Partai harus hadir setiap hari, peduli, dan benar-benar dirasakan masyarakat. Itu kunci membesarkan PKB,” pungkasnya.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #pkb