Rapat pada Kamis (29/1/2026), pukul 09.30 Wita di Ruang Rapat DPRD HSU itu dipimpin Ketua DPRD HSU H. Fadilah, didampingi Wakil Ketua I Mawardi, serta dihadiri sejumlah anggota DPRD HSU.
Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten HSU Akhmad Rijani, Inspektur Fakhrudin, Direktur RSUD Pambalah Batung Farida Evana, serta sejumlah undangan terkait.
Ketua DPRD HSU H. Fadilah, SM menyampaikan bahwa rapat digelar untuk menindaklanjuti tuntutan aksi damai terkait dugaan ketidaksesuaian hasil seleksi rekrutmen tenaga keamanan di RSUD Pambalah Batung.
Menurutnya, terdapat keluhan dari peserta aksi yang menilai bahwa peserta yang dinyatakan lulus seleksi tidak memiliki pengalaman dan sertifikat, sementara tenaga yang telah berpengalaman justru tidak lolos.
“DPRD ingin mendapatkan kejelasan mengenai mekanisme rekrutmen tenaga keamanan agar dapat mencarikan solusi terbaik,” ujar H. Fadilah.
Direktur RSUD Pambalah Batung Farida Evana menjelaskan, proses seleksi telah dilakukan melalui beberapa tahapan, termasuk wawancara dan evaluasi kinerja tenaga keamanan sebelumnya.
Ia menyebutkan bahwa tidak semua tenaga keamanan lama dinyatakan lulus karena mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja tahun sebelumnya. Selain itu, pengalaman dan sertifikat tidak dijadikan sebagai persyaratan khusus dalam rekrutmen tahun ini maupun tahun-tahun sebelumnya.
Anggota DPRD HSU Munawari, menyoroti dampak sosial akibat permasalahan tersebut. Ia menilai proses seleksi seharusnya tidak menghilangkan kesempatan kerja bagi tenaga keamanan yang telah lama mengabdi.
Munawari meminta adanya kebijakan khusus agar tenaga keamanan yang pernah bekerja dan memiliki sertifikat dapat kembali dipekerjakan di RSUD Pambalah Batung.
Menanggapi hal tersebut, Farida Evana menyampaikan bahwa RSUD Pambalah Batung masih membutuhkan tambahan tenaga keamanan.
Menurutnya, solusi dapat dilakukan melalui penambahan anggaran guna membuka peluang perekrutan kembali bagi tenaga yang sebelumnya tidak lulus seleksi.
DPRD HSU pun menyatakan dukungan terhadap upaya penambahan anggaran sebagai salah satu langkah penyelesaian persoalan tersebut.
Sementara itu, Asisten II Setda HSU Akhmad Rijani mengatakan bahwa hasil rapat akan segera dilaporkan kepada Bupati Hulu Sungai Utara sebagai bahan tindak lanjut.
Editor : Sutrisno