Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Program Ketahanan butuh Cold Storage, Ini Kata Ketua Pansus II DPRD Kalsel

M Oscar Fraby • Kamis, 18 Desember 2025 | 14:01 WIB

 

Jahrian
Jahrian

BANJARMASIN — DPRD Kalsel memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah melalui pembahasan Raperda Ketahanan Pangan. Pansus II menekankan pentingnya sistem pergudangan logistik dan cold storage sebagai tulang punggung ketersediaan pangan yang terukur dan berkelanjutan.

Ketua Pansus II DPRD Kalsel, Jahrian mengungkapkan pembahasan raperda telah mencapai 80 persen. Seluruh materi disusun berbasis data dan regulasi yang berlaku. Terutama terkait penetapan lumbung pangan strategis dan lokasi gudang logistik. “Seluruh substansi dalam peraturan daerah ini mengacu pada data dan regulasi yang berlaku, terutama dalam penentuan lumbung pangan strategis serta penempatan gudang logistik,” ujar Jahrian.

Ia menegaskan, keberadaan cold storage tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Namun, harus dibangun dengan struktur yang kuat dan aman dari potensi bencana alam, agar kualitas pangan tetap terjaga dalam berbagai kondisi. Menurutnya, optimalisasi cadangan pangan daerah sangat bergantung pada ketersediaan fasilitas penyimpanan yang memadai. Tanpa dukungan cold storage, upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dinilai tidak akan maksimal.

Dalam rencana besar raperda tersebut, DPRD Kalsel menyiapkan pembangunan lima titik pergudangan strategis. Masing-masing di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu. “Penetapan lima titik strategis tersebut penting untuk meminimalkan risiko kekosongan stok pangan. Terutama saat terjadi bencana alam yang berpotensi memutus mata rantai distribusi,” tegas Jahrian.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#dewan #DPRD Kalsel