MARABAHAN – Ketua DPRD Barito Kuala (Batola) Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono mendampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam studi komparatif ke sejumlah lokasi pengelolaan lingkungan di Malang, Jawa Timur, Rabu (28/4).
Kunjungan ini bertujuan mendukung keberlanjutan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang sudah dijalankan di Batola. Beberapa lokasi yang dituju yakni Kampung Semar di Kelurahan Arjosari, Kampung Wonosari Go Green di RW 19 Kelurahan Purwantoro, dan Rumah Prestasi Glintung Go Green (RP 3G).
Ketua DPRD Batola Ayu Dyan menyampaikan bahwa studi ini penting agar para perwakilan desa bisa melihat langsung praktik pengelolaan sampah dan lingkungan yang efektif.
"Di sana mereka bisa menyaksikan langsung bagaimana masyarakat mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Ini bisa menjadi inspirasi untuk desa-desa di Batola," ujar Ayu.
Ia juga mengaku mendapat pengetahuan baru tentang pemanfaatan maggot sebagai pakan lele. "Ini bisa diterapkan untuk mengurangi limbah organik sekaligus mendukung sektor perikanan dan pertanian," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DLH Batola, Juliannor Fatahillah, menyebut bahwa DLH terus berupaya menambah desa binaan ProKlim setiap tahun. “Namun kualitas desa-desa yang sudah dibina juga harus terus ditingkatkan,” katanya.
Batola sendiri memiliki Desa Danda Jaya yang berhasil meraih penghargaan ProKlim Lestari dan kini menjadi pembina bagi tiga desa lain.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief