Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Perbaikan Asrama Mahasiswa Tapin di Banjarbaru Terkendala Aset Masih Milik Pemprov Kalsel, Anggota Komisi III DPRD Tapin Desak Dihibahkan

Rasidi Fadli • Jumat, 9 Mei 2025 | 14:36 WIB
SUDAH TUA: Bangunan asrama mahasiswa Tapin di Banjarbaru perlu perbaikan. (Foto: Sandy for Radar Banjarmasin)
SUDAH TUA: Bangunan asrama mahasiswa Tapin di Banjarbaru perlu perbaikan. (Foto: Sandy for Radar Banjarmasin)

RANTAU – Asrama mahasiswa Tapin, Candi Laras, di Banjarbaru perlu rehabilitasi.

Bangunannya sudah tua, dan banyak fasilitas yang perlu diperbaiki.

Namun, Pemkab Tapin tidak bisa melakukannya.

Terkendala aset yang masih milik Pemprov Kalsel.

Anggota Komisi III DPRD Tapin ingin hibah tanah asrama itu bisa direalisasikan.

“Jadi kita mendesak agar tahapan administrasi hibah segera dirampungkan guna mendorong rehabilitasi fasilitas yang sudah menua itu,” ucap anggota Komisi III DPRD Tapin, Yuspianor, Jumat (9/5/2025).

Menurutnya, kejelasan aset tanah tersebut harus rampung.

Supaya Tapin bisa segera menganggarkan rehabilitasi atau membangun ulang asrama.

“Tanah seluas 2.586 meter persegi tersebut masih menunggu hasil perhitungan ulang nilai aset oleh tim independen,” tutur Yuspianor, yang juga alumni di asrama tersebut.

“Langkah ini merupakan bagian dari permintaan DPRD Provinsi Kalsel untuk meninjau kembali proses hibah. Nilai estimasi tanah disebut lebih dari Rp10 miliar,” tambahnya.

Politisi PDIP ini mengakui asrama mahasiswa Tapin di Banjarbaru adalah aset strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia daerah.

“Jadi kalau asetnya sudah beralih ke Pemerintah Kabupaten Tapin, akan mudah untuk merehabilitasi,” jelasnya.

Supaya ada solusi bersama, Yuspi mengusulkan skema tukar guling.

Tapin bisa mempertimbangkan menghibahkan tanah dan bangunan eks Dinas Pendidikan di Rantau kepada Pemprov Kalsel.

“Lokasi itu dinilai cocok untuk pengembangan SMAN 1 Rantau yang merupakan aset provinsi. Ini solusi yang menurut saya tepat, memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dalam penyediaan sarana pendidikan,” ujarnya.

Komisi III DPRD Tapin, menurut Yuspianor, akan terus mengawal proses ini agar manfaatnya bisa segera dirasakan mahasiswa Tapin.

“Kehadiran asrama tersebut juga sebagai upaya mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati, yakni satu sarjana satu desa,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#asrama mahasiswa #Perbaikan #banjarbaru #Tapin