RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) terus memperkuat kualitas pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Komitmen itu ditegaskan Bupati HSU, H Sahrujani saat menghadiri penyerahan hadiah Lomba Sekolah Sehat sekaligus memberikan arahan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama HSU Drs HM Rusdi Hilmi MA, Kabag Prokopim Setda HSU H Agus Wahyudi, para Camat se-HSU, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta para pelajar penerima penghargaan.
Dalam sambutannya, Sahrujani menyampaikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang berhasil meraih prestasi pada Lomba Sekolah Sehat. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti kerja keras seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman.
"Prestasi ini bukan hanya milik sekolah, tetapi juga hasil kolaborasi kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026. Program tersebut meliputi revitalisasi tujuh taman kanak-kanak (TK), empat sekolah dasar (SD), dan sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) dengan dukungan anggaran miliaran rupiah. Pemkab HSU juga terus mengupayakan tambahan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat agar pemerataan kualitas sarana pendidikan dapat terus ditingkatkan.
Menurut Sahrujani, pembangunan infrastruktur pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kita ingin membentuk SDM HSU yang unggul, berakhlak mulia, sehat fisiknya, dan cerdas pemikirannya. Anak-anak HSU harus menjadi generasi penerus sekaligus penggerak pembangunan daerah, bukan sekadar penonton," tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh satuan pendidikan terus berinovasi dengan memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran. Langkah itu dinilai penting untuk menyiapkan generasi yang mampu mendukung HSU sebagai kawasan agrometropolitan dan penopang logistik di Kalimantan Selatan.
Menutup arahannya, Sahrujani mengajak seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik menjadikan program revitalisasi sebagai momentum meningkatkan mutu pembelajaran, mengoptimalkan fasilitas pendidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Editor : Fauzan Ridhani