Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Cuma Satu Siswa Baru di SDN 2 Lok Batu ! Disdikbud Tabalong Ungkap Penyebabnya

Ibnu Dwi Wahyudi • Senin, 13 Juli 2026 | 12:59 WIB
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Tabalong, Agus Ardianto.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Tabalong, Agus Ardianto.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Pemandangan berbeda terjadi di SDN 2 Lok Batu, Desa Lok Batu, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah yang berada di wilayah terpencil itu hanya menerima satu siswa baru.

Kondisi tersebut dibenarkan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong, Agus Ardianto, Senin (13/7/2026).

"Hanya satu siswa," ujarnya.

Agus mengatakan, data tersebut diperoleh dari hasil rekapitulasi penerimaan peserta didik baru yang dilakukan Disdikbud saat hari pertama masuk sekolah.

Menurutnya, minimnya jumlah peserta didik baru dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya karena jumlah lulusan dari jenjang pendidikan sebelumnya memang sudah sedikit.

Selain itu, sebagian orang tua memilih menyekolahkan anak mereka ke pondok pesantren yang juga menyelenggarakan pendidikan jenjang sekolah dasar.

Faktor demografi turut berpengaruh. Berkurangnya jumlah keluarga usia produktif akibat perpindahan penduduk membuat jumlah anak usia sekolah di wilayah tersebut ikut menurun.

"Ditambah kondisi wilayahnya juga terbatas dan usia keluarga produktifnya berkurang karena pindah, sehingga penerimaan siswa ikut menurun," jelasnya.

Meski demikian, Agus optimistis kondisi tersebut hanya bersifat sementara atau fluktuatif. Ia meyakini jumlah peserta didik baru akan kembali meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Ia menambahkan, keberadaan SDN 2 Lok Batu tetap memiliki peran penting dalam pemerataan layanan pendidikan, mengingat sekolah tersebut berada di kawasan terpencil yang membutuhkan akses pendidikan bagi masyarakat sekitar.

"Memang wilayahnya terpencil, sehingga sekolah ini tetap dibutuhkan untuk pemerataan pendidikan," pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#penyebabnya #siswa baru #Disdikbud Tabalong