Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi Tapin Fokus Pendidikan Vokasi, 60 Persen Kuliah Praktik

Rasidi Fadli • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:58 WIB
WAWANCARA: Direktur Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi, H Hamdi menjelaskan tentang kampusnya yang sudah membuka penerimaan mahasiswa baru.
WAWANCARA: Direktur Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi, H Hamdi menjelaskan tentang kampusnya yang sudah membuka penerimaan mahasiswa baru.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi Kabupaten Tapin kembali membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2026. Kampus vokasi yang berlokasi di Jalan Munggu Kapasan, Tambarangan, Tapin Selatan ini terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas lulusan.

Direktur Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi, H Hamdi, mengatakan sebagai perguruan tinggi vokasi, proses pembelajaran lebih menitikberatkan pada praktik dibanding teori.

“Sebagai pendidikan vokasi, lebih dari 60 persen pembelajaran dilakukan melalui praktik di lapangan. Harapannya lulusan siap masuk dunia kerja,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Saat ini, PMB telah dibuka dengan tiga program studi, yakni Teknik Pertambangan, Pertanian, serta Manajemen Perkantoran yang masih dalam proses perizinan di Kementerian.

Hamdi menjelaskan, sebelumnya kampus juga memiliki Program Studi Teknik Mesin. Namun program tersebut ditutup setelah evaluasi dan pertimbangan rendahnya peminat serta arahan dari kementerian.

“Sebagai pengganti, kami mengusulkan Prodi Manajemen Perkantoran. Saat ini masih dalam proses perizinan,” jelasnya.

Dari sisi kapasitas, kampus tahun ini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Tapin berupa pembangunan ruang belajar baru. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan daya tampung mahasiswa.

“Sebelumnya satu prodi menampung 40–50 mahasiswa. Jika pembangunan selesai, bisa meningkat menjadi 80–90 mahasiswa,” katanya.

Ia menegaskan, proses penerimaan mahasiswa baru berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kehadiran kampus ini disebut menjadi solusi pendidikan tinggi bagi masyarakat Tapin yang ingin kuliah tanpa harus keluar daerah.

“Kami ingin pendidikan tinggi tetap terjangkau, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#penerimaan mahasiswa baru #Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi #Tapin