Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PKM ULM Gelar Workshop Penerapan QC, Supaya UMKM Lolos Kurasi Ekspor 

admin • Jumat, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB
DOKUMENTASI: Tim PKM UPUD ULM berfoto bersama peserta workshop Penerapan Quality Control (QC) untuk Lolos Kurasi Ekspor di Aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Banjarbaru, Jumat (12/6).(Foto-foto: Tim PKM UPUD ULM)
DOKUMENTASI: Tim PKM UPUD ULM berfoto bersama peserta workshop Penerapan Quality Control (QC) untuk Lolos Kurasi Ekspor di Aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Banjarbaru, Jumat (12/6).(Foto-foto: Tim PKM UPUD ULM)
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) PM UPUD ULM menggelar workshop "Penerapan Quality Control (QC) untuk Lolos Kurasi Ekspor" di Aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Banjarbaru, Jumat (12/6/2026).
 
Tim PKM PM UPUD ULM diketuai Prof Dr Ir Hesty Heryani MSi IPU ASEAN Eng, beranggotakan Dr Utomo SPd MPd, Andry Fajar Zulkarnain SST MT, dan Noor Ridha Yanti STP MLing.
 
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Banjarbaru, Muriani ST. Dalam sambutannya, Muriani menyampaikan Pemko Banjarbaru mendukung gerak UMKM dalam pengembangan produk unggulan daerah berbasis kewirausahaan mampu bersaing. Yakni, dengan meningkatkan kualitas produk, sehingga bisa bersaing dengan produk kualitas ekspor.
PENGEMBANGAN PRODUK: Prof Hesty menunjukkan produk kain Sasirangan dari kayu ulin berkualitas ekspor.
PENGEMBANGAN PRODUK: Prof Hesty menunjukkan produk kain Sasirangan dari kayu ulin berkualitas ekspor.
 
Acara ini juga melibatkan pelaku usaha sasirangan sebagai mitra, yaitu Atun Cempaka Sasirangan dan Rabita Spesialis Tas Sasirangan. Serta, Adik Asuh dan Anak Asuh yang sudah mengikuti Program Pemberdayaan pada PM UPUD Tahun ke-2 dan Tahun-3 saat ini. Acara ini mengangkat tema Transfer Teknologi Pengembangan Produk Unggulan Spesifik Mangrove menerapkan Prinsip Green Economy Berkelanjutan. Prof Hesty sangat menekankan peningkatan kualitas produk agar dapat berdaya saing, hingga bisa di ekspor untuk mendapatkan nilai tambah. 
 
Khusus untuk produk Sasirangan, critical point terletak pada keterampilan SDM saat menjelujur, menarik hasil jelujur, dan mengikatnya. Pewarnaan akan memberikan hasil yang sempurna bilamana critical point tersebut dikerjakan secara optimal. Workshop ini juga menjelaskan melakukan autentifikasi produk dengan metode machine learning (autentifikasi digital). Keberadaan SOP, dokumentasi proses produksi yang dilengkapi history dengan lengkap, proses produksi memperhatikan faktor lingkungan, serta pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung hilirisasi.   
 
Prof Hesty juga mendukung visi Green Economy Kalsel, yaitu hilirisasi bukan sekadar menciptakan nilai tambah ekonomi. Melainkan juga tentang menjaga kelestarian alam dan merawat budaya leluhur.
Editor : Fauzan Ridhani
#Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) #dinas perindustrian dan perdagangan #workshop #banjarbaru #kain sasirangan