Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wabup Sambut Mahasiswa Uniska, HSU Jadi Laboratorium Lapangan

M Akbar Radar Banjarmasin • Rabu, 29 April 2026 | 12:22 WIB
POTENSI: Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan menyambut mahasiswa Fakultas Pertanian Uniska yang akan melaksanakan penelitian pemanfaatan gulma menjadi pakan ternak di wilayah HSU.(Foto:Pemkab HSU)
POTENSI: Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan menyambut mahasiswa Fakultas Pertanian Uniska yang akan melaksanakan penelitian pemanfaatan gulma menjadi pakan ternak di wilayah HSU.(Foto:Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Gulma yang selama ini dianggap musuh petani justru dilirik sebagai peluang. Itu yang dibawa mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan (Uniska) saat tugas belajar ke Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (28/4/2026). 

Keberangkatan mereka dilepas langsung Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan atau Iwan Alabio. Para mahasiswa ini tidak sekadar menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melakukan riset pemanfaatan gulma jenis susupan gunung menjadi pakan ternak bernilai ekonomis.

Program tersebut menyoroti persoalan klasik di lahan pertanian. Susupan gunung selama ini dikenal sebagai tanaman pengganggu. Namun, melalui pendekatan ilmiah, gulma itu coba diolah menjadi sumber pakan alternatif.

Hero menilai langkah tersebut sebagai bentuk kolaborasi yang dibutuhkan daerah. Menurutnya, persoalan di lapangan tidak cukup diselesaikan secara konvensional. “Kehadiran mahasiswa membawa perspektif baru. Kami berharap ada solusi konkret dari hasil penelitian ini,” ujarnya.

Ia menambahkan inovasi berbasis riset sangat penting, terutama untuk sektor pertanian dan peternakan yang menjadi tulang punggung daerah.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Uniska, Prof Dr Ir Titin Rostini menegaskan kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kawasan agrominapolitan.

Fokusnya pada pemanfaatan sumber daya lokal melalui teknologi tepat guna. “Yang selama ini dianggap masalah, bisa menjadi peluang ekonomi baru jika dikelola secara ilmiah,” katanya.

Menurutnya, mahasiswa dituntut tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Pemanfaatan susupan gunung dinilai berpotensi mendukung sistem pertanian, peternakan, dan perikanan terpadu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa sekaligus penerapan ilmu di lapangan. Hasilnya diharapkan tidak berhenti sebagai kajian akademik, tetapi bisa langsung dimanfaatkan masyarakat.

Pelepasan berlangsung sederhana namun penuh semangat. Pemkab HSU berharap langkah ini menjadi awal sinergi berkelanjutan dengan perguruan tinggi dalam mendorong inovasi pertanian di daerah.

Editor : Fauzan Ridhani
#Hero Setiawan #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara #Uniska