Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Siswa SMKN 1 Paringin Sukses Buat Alat Ukur Keasaman Air Terpadu, Raih Juara Nasional di Ajang Chemistry Fun Days 2025

M Dirga • Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:47 WIB
PRESTASI NASIONAL: Electriciteam mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional pada ajang Chemistry Fun Days (CFD) 2025 di Jatinangor, Jawa Barat.
PRESTASI NASIONAL: Electriciteam mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional pada ajang Chemistry Fun Days (CFD) 2025 di Jatinangor, Jawa Barat.

PARINGIN - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMKN 1 Paringin, Kabupaten Balangan.

Tim inovasi sekolah yang tergabung dalam 'Electriciteam' itu, sukses meraih juara III di ajang nasional Chemistry Fun Days (CFD) 2025 untuk kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor, Jawa Barat, Senin (18/8/2025).

Dalam kompetisi bergengsi yang diikuti pelajar tingkat SMA/SMK se-Indonesia itu, Electriciteam menampilkan karya inovatif bertajuk "Alat Ukur Keasaman Air Terpadu (Akurat 1.2)", sebuah perangkat pemantauan keasaman air berbasis teknologi digital.

“Alat ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya, dengan integrasi sistem berbasis fisik yang terhubung ke platform Blynk dan WhatsApp,” terang pembimbing tim, Suhada, Rabu (20/8/2025).

Menurutnya, fitur tersebut memungkinkan alat mengirimkan notifikasi status keasaman air secara real-time, lengkap dengan saran tindak lanjut kepada pengguna.

Teknologi ini dinilai adaptif dan relevan untuk menjawab tantangan pemantauan kualitas air di lingkungan masyarakat.

“Selain akurat, alat ini juga mudah diakses dan memberi manfaat praktis bagi pengguna, terutama dalam hal pengambilan keputusan cepat terhadap kondisi air,” jelasnya.

Tiga siswa yang menjadi ujung tombak inovasi ini adalah Keila M Aqilqa, Ahmad Hasan, dan Syawrizanur Akbar.

Mereka dibantu oleh anggota Electriciteam lainnya dengan bimbingan intensif dari Suhada, serta dua pendamping teknis, Dasprianti dan Izuddin Syarif.

Perjalanan mereka menuju Jatinangor pun tidak mudah. Dari Kabupaten Balangan, tim harus menempuh jalur darat menuju Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru.

Kemudian, melanjutkan penerbangan ke Jakarta, sebelum akhirnya tiba di kampus Unpad di Jawa Barat.

“Perjalanan yang cukup melelahkan. Tapi semangat kebersamaan dan tekad untuk memberikan yang terbaik menjadikan pengalaman ini sangat berharga,” tutur Suhada.

Capaian ini menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah, termasuk Balangan yang berada jauh dari pusat-pusat pendidikan besar, tetap mampu bersaing di level nasional melalui karya nyata dan inovatif.

“Keberhasilan mereka mencerminkan potensi luar biasa generasi muda. Dengan bimbingan, dukungan, dan ruang eksplorasi yang tepat, mereka bisa menjadi pionir perubahan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.

Tak hanya membawa pulang prestasi, Electriciteam juga berhasil mengharumkan nama SMKN 1 Paringin dan Kabupaten Balangan di tingkat nasional.

Sebuah pencapaian yang layak diapresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah dan pelajar lainnya di Banua.

Editor : Fauzan Ridhani
#SMKN 1 #Kabupaten Balangan #alat ukur #jawa barat #paringin