RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Kontingen Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil meraih medali perunggu nomor beregu putri pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Petanque 2026. Prestasi ini turut membanggakan Kabupaten Tapin melalui atletnya, Hj Aminah, yang ikut memperkuat tim banua di ajang nasional tersebut.
Kejurnas Petanque 2026 berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 di Lapangan Petanque GOR Cendrawasih, Jakarta Barat. Dalam kompetisi itu, tim beregu putri Kalsel menunjukkan kemampuan dan kekompakan hingga berhasil membawa pulang medali perunggu.
Tim Kalsel diperkuat lima atlet, yakni Della Safitri dari Hulu Sungai Tengah, Suci Pratiwi dari Balangan, Hj Aminah dari Tapin, Mariyati dari Banjarmasin, serta Retnosari Mega Damayanti dari Tanah Bumbu.
Aminah mengaku bangga bisa ikut menyumbangkan medali untuk Kalsel. Baginya, pencapaian tersebut bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan buah perjuangan bersama untuk mengharumkan nama banua di tingkat nasional.
“Perasaan atlet setelah menyumbangkan medali tentunya sangat bangga. Bisa mewakili Kalsel dan mendapatkan medali untuk banua tercinta di level nasional menjadi kebahagiaan tersendiri,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, Selasa (20/10/2026).
Hadapi Provinsi Langganan Juara, Kalsel Andalkan Persiapan Matang
Perjalanan menuju podium bukan perkara mudah. Aminah menyebut persaingan dengan provinsi-provinsi yang memiliki rekam jejak prestasi dan kerap menjadi juara sebagai salah satu tantangan terbesar bagi tim Kalsel.
Untuk menghadapi persaingan ketat tersebut, para atlet menjalani persiapan terencana melalui pemusatan latihan atau training center (TC). Tim juga menyusun peta jalan latihan (roadmap) untuk mematangkan kesiapan sebelum bertanding.
Materi latihan mencakup teknik pointing untuk mendekatkan bola ke sasaran dan shooting untuk menjauhkan bola lawan. Para atlet juga menjalani simulasi pertandingan serta latihan penguatan mental agar lebih siap menghadapi tekanan di lapangan.
Menurut Aminah, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menghadapi pertandingan dengan tensi tinggi. Peran pelatih juga sangat menentukan, terutama dalam membaca situasi, mengambil keputusan, dan menerapkan strategi yang tepat.
“Pada Kejurnas ini, peran pelatih sangat penting dalam pengambilan keputusan dan menjalankan strategi saat pertandingan,” jelasnya.
Kekompakan Tim Jadi Kunci Raihan Medali
Selain latihan dan strategi, Aminah menilai kebersamaan serta kekompakan menjadi modal utama keberhasilan beregu putri Kalsel. Kerja keras setiap atlet perlu ditopang semangat tim dan dukungan dari jajaran pengurus organisasi.
Dukungan Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kalsel yang hadir langsung menyaksikan pertandingan turut memberikan suntikan semangat bagi para atlet.
“Faktor utama yang mendukung keberhasilan kontingen Kalsel meraih medali adalah kebersamaan, kekompakan, kerja keras, serta semangat tim,” tuturnya.
Raihan perunggu ini menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing di tingkat nasional melalui persiapan yang matang, strategi yang tepat, dan kerja sama yang solid.
Bagi Kabupaten Tapin, kontribusi Aminah dalam keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi atlet petanque lainnya untuk terus mengasah kemampuan dan berani bersaing di kejuaraan yang lebih tinggi.
Ke depan, konsistensi pembinaan dan peningkatan kualitas latihan menjadi pekerjaan penting bagi petanque Kalsel. Dengan persiapan yang semakin baik, kontingen banua diharapkan mampu meningkatkan pencapaian dan membidik podium tertinggi pada kompetisi nasional berikutnya.
Editor : Eddy Hardiyanto