RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Persaingan sengit mewarnai GMC+ Billiard Tournament 2026 yang digelar di Maxwin Pool & Cafe Banjarmasin.
Turnamen yang diikuti 80 peserta anggota GMC+ tersebut resmi menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan pada Sabtu (19/9/2026) malam.
Mempertandingkan dua nomor, single dan double, turnamen berlangsung ketat sejak pertandingan dimulai hingga laga terakhir.
Pada nomor single, Dimas dari Pegadaian berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Atak dari BPUJ, sedangkan Imam dari Grand Qin meraih peringkat ketiga.
Sementara pada nomor double, gelar juara diraih pasangan Syahbani dari BNI dan Kevin dari Gerai Listrik.
Posisi kedua ditempati pasangan Aspi dan Fatah dari Bea Cukai. Sedangkan peringkat ketiga diraih pasangan Iwan dari Gerai Listrik dan Haikal dari Harper Hotel.
Persaingan Ketat, Pemain Muda Unjuk Potensi
Ketua Pelaksana GMC+ Billiard Tournament 2026, Satrio, bersyukur seluruh rangkaian turnamen berjalan lancar.
Menurutnya, persaingan tahun ini cukup sengit karena mempertemukan pemain berpengalaman dengan talenta-talenta muda yang mulai menunjukkan kemampuan.
“Alhamdulillah, acara tahun ini berjalan sukses. Persaingannya juga cukup sengit karena diikuti oleh pemain-pemain yang berpengalaman dan juga potensi-potensi dari kalangan muda,” ujar Satrio.
Bukan hanya soal gelar juara, turnamen tersebut juga menjadi ruang bagi anggota GMC+ untuk bertemu dan mempererat silaturahmi.
Satrio berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga dan GMC+ Billiard Tournament dapat kembali digelar secara rutin setiap tahun.
“Harapan kami, silaturahmi ini tetap berjalan baik, dan semoga GMC+ Billiard Tournament bisa terus menjadi agenda tahunan yang dinanti,” katanya.
Fokus Jadi Penentu di Laga Panjang
Satrio juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen hingga selesai.
Sejumlah pertandingan berlangsung cukup lama dan alot. Dalam situasi seperti itu, kemampuan menjaga fokus menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan hasil pertandingan.
“Selamat kepada seluruh pemenang. Beberapa pertandingan memang berlangsung cukup lama, dan di situlah fokus menjadi kunci untuk bisa keluar sebagai yang terbaik,” pungkasnya.
Hal tersebut juga dirasakan Syahbani, juara nomor double bersama Kevin.
Ia mengaku senang bisa merasakan ketatnya persaingan sepanjang turnamen. Menurutnya, menjaga konsentrasi menjadi tantangan tersendiri karena pertandingan berlangsung sejak pagi hingga malam.
“Senang melihat persaingan yang cukup ketat tahun ini. Fokus menjadi kunci karena kita bermain dari pagi hingga selesai malam hari,” ujar Syahbani.
Dengan berakhirnya pertandingan, GMC+ Billiard Tournament 2026 tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempertemukan pemain dari berbagai latar belakang dalam satu arena kompetisi dan silaturahmi.
Editor : Eddy Hardiyanto