Bupati Cup 2026 Hadirkan Pemain Profesional, PSSI Tapin Sebut Jadi Kesempatan Emas bagi Talenta Lokal

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 13:38 WIB
BERJALAN: Turnamen Bupati Cup 2026 di Lapangan Sepakbola Salam Babaris masih berjalan, di mana ada beberapa pemain profesional yang ikut meramaikan.
Foto Prokopim Setda Tapin 
BERJALAN: Turnamen Bupati Cup 2026 di Lapangan Sepakbola Salam Babaris masih berjalan, di mana ada beberapa pemain profesional yang ikut meramaikan. Foto Prokopim Setda Tapin 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 di Lapangan Salam Babaris tidak hanya menjadi panggung bagi klub-klub lokal.

Kehadiran sejumlah pemain profesional yang memperkuat tim peserta turut menghadirkan atmosfer berbeda sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di lapangan.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Tapin, Ferdy Setiawan, mengatakan keikutsertaan pemain profesional menjadi nilai positif bagi perkembangan sepak bola daerah.

Menurutnya, turnamen yang diikuti 26 tim dari Kabupaten Tapin dan beberapa kabupaten lain ini memberikan kesempatan bagi pemain lokal untuk merasakan atmosfer pertandingan dengan kualitas yang lebih tinggi.

"Adanya pemain profesional membuat kualitas pertandingan meningkat. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi pemain-pemain lokal untuk merasakan persaingan yang lebih kompetitif sekaligus menambah pengalaman bertanding," ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Ferdy menilai, pemain muda maupun pemain lokal dapat belajar banyak saat berhadapan langsung atau berada dalam satu tim dengan pemain yang telah memiliki pengalaman di kompetisi profesional.

"Mereka bisa melihat secara langsung bagaimana pemain profesional menjaga disiplin, membaca permainan, mengambil keputusan di lapangan, hingga menjaga kondisi fisik selama pertandingan. Pengalaman seperti ini tidak selalu bisa didapat dalam kompetisi biasa," katanya.

Menurutnya, kehadiran pemain profesional juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Antusiasme penonton meningkat karena ingin menyaksikan aksi para pemain yang selama ini tampil di kompetisi nasional.

"Turnamen seperti ini akhirnya bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga hiburan bagi masyarakat. Penonton bisa menikmati pertandingan dengan kualitas permainan yang lebih baik, sementara pemain lokal mendapatkan pengalaman yang berharga," jelas Ferdy.

Ia berharap semakin banyak turnamen di Tapin yang mampu menghadirkan persaingan berkualitas sehingga dapat mempercepat lahirnya pesepak bola potensial dari daerah.

"Kalau pemain lokal terus mendapatkan kesempatan menghadapi lawan yang berkualitas, tentu kemampuan mereka akan berkembang lebih cepat. Dari turnamen seperti inilah kita berharap muncul talenta-talenta baru yang nantinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi," pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
bupati cup sepakbola Salam Babaris Tapin Rantau