FORSGI Kalsel Bawa 14 Pemain Terbaik U-12 ke Festival Piala Bela Negara Nasional di Jakarta

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 09:58 WIB
Hasil seleksi dari kejuaraan tingkat daerah tim U-10 dan U-12 di Kalsel. Mereka akan diberangkatkan pada  Festival FORSGI Nasional Piala Bela Negara 2026 di Jakarta,
Hasil seleksi dari kejuaraan tingkat daerah tim U-10 dan U-12 di Kalsel. Mereka akan diberangkatkan pada Festival FORSGI Nasional Piala Bela Negara 2026 di Jakarta. (M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kontingen sepak bola usia dini Kalimantan Selatan siap unjuk gigi di pentas nasional. Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kalimantan Selatan resmi memberangkatkan tim U-12 untuk berlaga di Festival FORSGI Nasional Piala Bela Negara 2026 yang digelar di Lapangan Sekretariat FORSGI Nasional, Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 22–26 Juli 2026.

Sebanyak 14 pemain terbaik dipercaya membawa panji Banua di ajang tersebut. Mereka bukan nama-nama sembarangan — seluruhnya merupakan hasil seleksi ketat dari Festival FORSGI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang sebelumnya digelar di Banjarbaru.

Ketua FORSGI Kalimantan Selatan, Budiono, menjelaskan keikutsertaan Kalsel tahun ini hanya pada kategori U-12, sesuai hasil seleksi yang telah dilaksanakan.

"Insya Allah tanggal 22 sampai 26 Juli kami akan mengikuti Festival Sepak Bola FORSGI Nasional Piala Bela Negara. Tahun ini festival merupakan kerja sama FORSGI dengan Kementerian Pertahanan, sehingga penamaannya menjadi Festival Piala Bela Negara," ujar Budiono, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, jumlah 14 pemain yang dibawa bukan tanpa alasan. Regulasi pertandingan mengharuskan setiap pemain mendapat kesempatan bermain, sehingga pergantian total dilakukan di babak kedua.

"Dalam satu pertandingan dimainkan tujuh pemain, satu penjaga gawang dan enam pemain. Regulasi mengharuskan semua pemain bermain, sehingga babak kedua seluruh pemain diganti. Jadi 14 pemain yang kami bawa semuanya akan mendapat kesempatan tampil," jelasnya.

Festival tahun ini terbilang istimewa karena untuk pertama kalinya FORSGI berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan RI. Budiono memandang sinergi tersebut sebagai langkah positif yang memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui jalur olahraga.

"Ini hal yang sangat positif. Pembinaan olahraga usia dini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga bagaimana membentuk karakter generasi muda. Kementerian Pertahanan memiliki perhatian terhadap pembinaan ini untuk menanamkan wawasan bela negara dan wawasan kebangsaan melalui sepak bola," tuturnya.

Memang, bagi FORSGI, sepak bola hanyalah media, bukan semata tujuan. Budiono menegaskan bahwa inti dari pembinaan yang dilakukan organisasinya jauh lebih dalam dari sekadar mencetak atlet berbakat.

"Pembinaan sepak bola U-12 di FORSGI tidak hanya berbicara tentang sepak bola. Yang menjadi core FORSGI adalah pembinaan karakter. Kami ingin anak-anak yang tergabung di FORSGI tidak hanya pandai bermain sepak bola, tetapi juga memiliki karakter yang baik sesuai nilai-nilai yang ditanamkan dalam pembinaan," tegasnya.

Terkait harapan di ajang yang diperkirakan diikuti sekitar 32 provinsi untuk kategori U-12 ini, Budiono realistis namun tetap optimistis. Baginya, pengalaman yang didapat para pemain muda Banua tak ternilai harganya.

"Harapan kami tentu anak-anak bisa bermain maksimal dan memberikan hasil terbaik. Tetapi yang lebih penting mereka mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional serta menambah wawasan karena akan bertemu teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia," ungkap Budiono.

Ia pun berharap kolaborasi positif antara FORSGI dan Kementerian Pertahanan ini bisa menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut andil dalam pembinaan olahraga usia dini di tanah air.

"Harapannya hal-hal positif seperti ini juga diikuti oleh komponen bangsa lainnya. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, pembinaan anak-anak melalui olahraga akan semakin kuat dan memberikan manfaat besar bagi masa depan generasi muda Indonesia," pungkasnya.

Editor : M Oscar Fraby
Forsgi Kalsel jakarta Sepak Bola