Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banteng Domino Cup 2026, Jadi Ajang Pembibitan Atlet Domino Banua

Zulvan Rahmatan • Minggu, 28 Juni 2026 | 15:07 WIB
Ketua Pengprov Orado Kalsel, Muhammad Rizwan Arifin (kanan), menyerahkan trofi serta piagam penghargaan kepada perwakilan tim pemenang dalam gelaran Banteng Domino Cup Kalsel 2026 di Banjarmasin, Sabtu (27/6) malam. 
Ketua Pengprov Orado Kalsel, Muhammad Rizwan Arifin (kanan), menyerahkan trofi serta piagam penghargaan kepada perwakilan tim pemenang dalam gelaran Banteng Domino Cup Kalsel 2026 di Banjarmasin, Sabtu (27/6) malam. 

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Langkah strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet domino berbakat di Banua terus digalakkan. 

Salah satunya lewat ajang Banteng Domino Cup Kalsel 2026 yang sukses menggebrak Banjarmasin, Sabtu (27/6/2026 malam. 

Inisiasi tersebut langsung mendapat apresiasi tinggi dari Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Selain kompetisi, ajang ini dinilai ampuh memperluas sosialisasi domino sebagai olahraga prestasi.

Ketua Pengprov Orado Kalsel, Muhammad Rizwan Arifin, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh setiap agenda yang berorientasi pada pengembangan olahraga otak ini. 

Terlebih, turnamen kali ini digandeng bersama organisasi kepemudaan Taruna Merah Putih. 

Keberadaan kompetisi berkala dinilai menjadi momentum krusial untuk mengikis stigma negatif dan memperkenalkan domino yang kini telah resmi bernaung di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

“Orado siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan memasyarakatkan olahraga domino. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen seperti ini juga sangat membantu proses pembibitan atlet dan sosialisasi olahraga domino kepada masyarakat,” tegas Rizwan.

Rizwan menambahkan, gerak cepat organisasi saat ini tengah berfokus pada penguatan internal daerah. 

Pengprov Orado Kalsel kini sedang menunggu ketukan palu pengesahan sebagai anggota resmi KONI Kalsel setelah melayangkan permohonan formal beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah Orado sudah resmi menjadi anggota KONI Pusat. Untuk di Kalsel, kami tinggal menunggu proses pengesahan. Setelah itu kami akan mempersiapkan pembinaan atlet agar dapat mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk menargetkan bisa tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang,” cetusnya.

Senada, Ketua Pelaksana sekaligus Dewan Pembina Orado Kalsel, Muhammad Syaripuddin, memaparkan bahwa domino memiliki keunggulan komparatif karena sangat melekat dengan kultur masyarakat lintas kultural dan struktural. 

Pria yang akrab disapa Bang Dhin ini berambisi mengonversi kedekatan emosional tersebut menjadi prestasi konkret di level nasional.

Meskipun kuota kepesertaan pada edisi perdana ini terpaksa dibatasi demi efektivitas kompetisi, Bang Dhin mengaku terkejut dengan ledakan animo para pencinta domino di Kalsel.

“Animo masyarakat sangat luar biasa. Ke depan, turnamen ini akan terus kami laksanakan dan kami jadikan agenda tahunan sebagai bagian dari pembinaan atlet domino di Kalsel,” beber Bang Dhin.

Pertarungan di atas meja batu berjalan sengit hingga larut malam. Pada kategori senior, ketangguhan Tim WWCD tak terbendung dan sukses mengunci gelar juara pertama. 

Mereka disusul oleh Tim HMD di posisi kedua, Tim SEROJA di peringkat ketiga, dan Tim KEJORA sebagai juru kunci empat besar.

Sementara itu, tensi tinggi juga tersaji di kategori junior. Tim HANTAK TARUS tampil beringas dan keluar sebagai jawara utama. 

Posisi runner-up diamankan oleh TANAH ABANG JR, disusul oleh skuad JTUJUH di tempat ketiga, dan RIDHO yang harus puas di peringkat keempat.

Melalui gelaran berkala ini, Orado Kalsel optimistis rantai pembinaan atlet domino di Banua dapat bergulir secara berkelanjutan dan melahirkan talenta-talenta emas yang siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Editor : Arif Subekti
#orado kalsel #apresiasi tinggi #banjarmasin