Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

109 Pebulu Tangkis Belia se-Kalsel Beradu Siasat di GOR Jamrud

Zulvan Rahmatan • Minggu, 28 Juni 2026 | 14:52 WIB
Sebanyak 109 pebulu tangkis belia dari lima klub se-Kalsel berfoto bersama jajaran pelatih dan panitia sebelum memulai rangkaian pertandingan putaran kedua Liga Invitasi PB Green Tangkas di GOR Jamrud, Jalan Pramuka, Banjarmasin. 
Sebanyak 109 pebulu tangkis belia dari lima klub se-Kalsel berfoto bersama jajaran pelatih dan panitia sebelum memulai rangkaian pertandingan putaran kedua Liga Invitasi PB Green Tangkas di GOR Jamrud, Jalan Pramuka, Banjarmasin. 

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin- Atmosfer kompetisi bulu tangkis usia dini di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali membara. 

Sebanyak 109 atlet muda potensial dari berbagai pelosok daerah resmi berlaga dalam putaran kedua kejuaraan bergengsi bertajuk Liga Invitasi PB Green Tangkas. 

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Juni 2026 ini, dipusatkan di GOR Jamrud, Jalan Pramuka, Banjarmasin.

Sistem kompetisi yang bersifat undangan ini berhasil menarik perhatian klub-klub papan atas di Banua. Tidak kurang dari lima klub tangguh se- Kalsel mengirimkan talenta terbaik mereka. 

Di antaranya adalah PB Tunas Balangan, PB Sinar Jaya Bersujud dari Batulicin, PB Mandiri asal Pelaihari, serta tak ketinggalan sang tuan rumah, PB Green Tangkas Banjarmasin.

Alif Rustam Mustaqim, Pelatih Kepala PB Green Tangkas sekaligus Pelaksana Kejuaraan, mengungkapkan bahwa antusiasme seri kedua ini melonjak tajam seiring tuntasnya putaran pertama beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, liga ini didesain sebagai wadah berkelanjutan untuk menjaring bakat terpendam di daerah sejak usia sangat belia.

"Tujuan utama dari kejuaraan ini murni sebagai investasi jangka panjang. Kami ingin mencari dan mengasah bibit-bibit pemain potensial yang kelak akan mengharumkan nama Kalsel di panggung nasional maupun internasional," ujar Alif Rustam Mustaqim, Minggu (28/6/2026).

Alif menambahkan, selain sebagai ajang pembuktian kualitas teknik dan fisik para atlet lewat sistem peringkat berantai antarseri, turnamen ini juga mengusung misi sosial yang tidak kalah penting bagi ekosistem olahraga regional.

"Ini juga menjadi momentum penting untuk merajut silaturahmi. Para pelatih, pembina, dan atlet antar-kabupaten bisa saling bertukar pikiran serta memetakan peta kekuatan bulu tangkis di Kalsel," imbuhnya dengan optimis.

Guna memastikan pembinaan yang berjenjang dan merata, panitia pelaksana mempertandingkan total 10 nomor pertandingan yang terbagi secara ketat ke dalam kelompok umur, baik sektor putra maupun putri. 

Batasan usia yang dibuka bergerak dinamis mulai dari kategori paling muda, yakni Pra-dini (8 tahun ke bawah) hingga kategori Taruna (18 tahun ke bawah).

"Rentang usianya sengaja dibuat sangat rapat agar tidak ada mata rantai pembinaan yang terputus. Kita ingin memantau perkembangan mereka dari tahun ke tahun secara objektif," jelas Alif secara mendalam.

Berdasarkan data panitia, kelompok Pra-dini (8 tahun ke bawah) diisi oleh atlet kelahiran tahun 2018/2019 ke atas. 

Sementara untuk Usia Dini (10 tahun ke bawah) kelahiran 2016/2017, Usia Anak (12 tahun ke bawah) kelahiran 2014/2015, Usia Pemula (14 tahun ke bawah) kelahiran 2012/2013, Kategori Remaja (16 tahun ke bawah) kelahiran 2010/2011, dan puncaknya Kategori Taruna (18 tahun ke bawah) untuk kelahiran tahun 2008/2009.

Editor : Arif Subekti
#Turnamen Bulu Tangkis #liga invitasi pb green tangkas sari #banjarmasin