Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjarmasin Juara Sepak Bola Popda Kalsel 2026 Usai Tundukkan Banjarbaru

M Idris Jian Sidik • Minggu, 24 Mei 2026 | 14:27 WIB
Pemain Banjarmasin memastikan kemenangan atas Banjarbaru pada final sepak bola Popda Kalsel 2026 di Green Yakin Mini Soccer Field, Kabupaten Banjar. (M Idris Jian Sidik)
Pemain Banjarmasin memastikan kemenangan atas Banjarbaru pada final sepak bola Popda Kalsel 2026 di Green Yakin Mini Soccer Field, Kabupaten Banjar. (M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJAR – Tim sepak bola Kota Banjarmasin berhasil keluar sebagai juara cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Selatan 2026 setelah menundukkan Banjarbaru dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Green Yakin Mini Soccer Field, Kabupaten Banjar, Minggu (24/5/2026).

Gol semata wayang kemenangan Banjarmasin dicetak M Fathan Noor pada menit ke-21. Gol tersebut cukup untuk memastikan medali emas bagi Banjarmasin, sementara Banjarbaru harus puas finis sebagai peraih medali perak.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Banjarbaru sempat tampil dominan dalam penguasaan bola, namun disiplin lini pertahanan Banjarmasin mampu meredam berbagai tekanan hingga laga berakhir.

Pelatih Banjarmasin, Ana Supratna, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.
“Lawan sebenarnya bermain bagus dan cukup mendominasi. Tapi pemain kami disiplin menjaga area pertahanan dan mampu memanfaatkan kelengahan lawan menjadi gol kemenangan,” ujarnya.

Sementara itu, medali perunggu diraih Kabupaten Tanah Laut (Tala) usai mengalahkan Tapin dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga perebutan tempat ketiga.

Gol-gol kemenangan Tala dicetak Dirga dan Nabil masing-masing pada menit ke-15 dan 40, sedangkan satu gol lainnya lahir melalui eksekusi penalti Muhammad Farid Najwan pada menit ke-33.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang dinilai mampu menjaga sportivitas selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, pelaksanaan cabang sepak bola Popda tahun ini berjalan tertib dan penuh semangat fair play dari seluruh tim peserta.

“Sportivitas berjalan sangat baik. Riak kecil di pertandingan itu biasa, tetapi secara umum semua tim menunjukkan kedewasaan dalam berolahraga,” katanya.

Pebriadin juga meminta para atlet terus meningkatkan kemampuan karena ajang Popda menjadi bagian penting dalam proses pembinaan pemain usia muda di Kalimantan Selatan.

“Yang juara jangan cepat puas dan terus berlatih. Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan di event berikutnya untuk berkembang lebih baik,” ucapnya.

Di sisi lain, Sekretaris PSSI Kalimantan Selatan yang juga referee assessor Popda Kalsel, Baktiansyah, menilai kualitas sepak bola pelajar di Kalsel kini semakin merata.

Ia menyebut persaingan ketat hingga partai final menjadi bukti bahwa pembinaan di daerah mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Final hanya berakhir 1-0, artinya kualitas tim sangat berimbang. Talenta-talenta muda ini harus terus dibina agar bisa menjadi kekuatan sepak bola Kalimantan Selatan di level lebih tinggi,” jelasnya.

Menurut Baktiansyah, saat ini peta kekuatan sepak bola pelajar Kalsel mulai mengerucut pada tiga daerah utama, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, dan Tanah Laut yang dalam beberapa tahun terakhir selalu tampil kompetitif.

“Kualitas sepak bola pelajar di Kalsel sudah menuju arah yang baik. Tinggal bagaimana pembinaan terus dilakukan agar pemain-pemain muda ini mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
#medali emas popd kalsel #mengalahkan banjarbaru di final #sepak bola popda kalsel