Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Gemilang di Jakarta! Gulat Junior Kalsel Boyong 2 Emas dan 2 Perunggu dari Kejuaraan Pelajar DKI Jakarta

M Idris Jian Sidik • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:25 WIB
PERAIH MEDALI: Empat atlet gulat junior Kalsel bersama ofisial usai meraih dua medali emas dan dua perunggu dalam Kejuaraan Gulat Tingkat Pelajar Provinsi DKI Jakarta di GOR Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Jakarta. (Dok PGSI Kalsel)
PERAIH MEDALI: Empat atlet gulat junior Kalsel bersama ofisial usai meraih dua medali emas dan dua perunggu dalam Kejuaraan Gulat Tingkat Pelajar Provinsi DKI Jakarta di GOR Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Jakarta. (Dok PGSI Kalsel)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kalimantan Selatan punya kabar membanggakan dari dunia gulat. Tim gulat junior Kalsel berhasil menorehkan prestasi apik dalam Kejuaraan Gulat Tingkat Pelajar Provinsi DKI Jakarta yang digelar di GOR Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Jakarta.
 
Dari empat atlet yang dikirimkan, Kalsel pulang membawa dua medali emas dan dua medali perunggu — hasil yang melampaui ekspektasi dan menjadi sinyal positif bagi masa depan gulat daerah.
 
Dua medali emas disumbangkan oleh atlet kategori U-15. Almaghvira Keysha Maritza tampil dominan dan menjadi yang terbaik di kelas 58 kg women wrestling, sementara Syaha merebut emas di kelas 54 kg women wrestling. Keduanya tampil meyakinkan dan mengalahkan para pesaing dari provinsi lain.
 
Sementara dua medali perunggu diraih oleh Alveena Marissa yang bertarung di kelas 44 kg women wrestling kategori U-13, serta Ahmad Rifky yang berjuang keras di kelas 46 kg men wrestling kategori U-15.
 
Sekretaris Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan, Rijal Hamid, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian keempat atlet muda tersebut.
 
"Alhamdulillah, kami dari Kalimantan Selatan sudah mengirimkan empat atlet untuk berpartisipasi pada kejuaraan nasional junior di PPOP Jakarta dan alhamdulillah sudah mendapatkan medali. Kami berharap prestasi yang diraih ini bisa menjadi tolak ukur dan patokan ke depan untuk melahirkan atlet-atlet kebanggaan Kalimantan Selatan, khususnya di cabang olahraga gulat, yang bisa menggantikan atlet-atlet elite senior," ujar Rijal, Jumat (1/5/2026).
 
Di balik medali yang diraih, ada proses pembinaan panjang yang tidak instan. Rijal menjelaskan bahwa PGSI Kalsel menerapkan pola pembinaan berjenjang — dari level kabupaten/kota hingga provinsi — sebagai fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi.
 
"Persiapan para atlet memang disiapkan secara berjenjang. Setelah satu kejuaraan, mereka disiapkan lagi untuk kejuaraan berikutnya. Para pelatih selalu mengasah kemampuan atlet secara konsisten, mulai dari level junior, remaja, hingga senior, yang dijaring dari kabupaten dan kota," jelasnya.
 
Ia juga memastikan bahwa stok bibit pegulat muda di Kalsel tidak mengkhawatirkan. Koordinasi antara PGSI provinsi dengan pengurus di kabupaten dan kota terus diperkuat agar talenta-talenta terbaik dari daerah bisa naik ke jenjang pembinaan provinsi.
 
"Untuk bibit-bibit gulat, kami akan terus berkoordinasi dengan kabupaten dan kota karena dari merekalah kami mendapatkan sosok-sosok atlet junior. Yang terbaik akan kami bawa ke provinsi untuk dilanjutkan pembinaannya," kata Rijal.
 
Ke depan, PGSI Kalsel juga berencana memperluas jaringan pencarian bibit hingga ke sekolah-sekolah. Meski koordinasi formal dengan pihak sekolah belum berjalan maksimal, Rijal menyebut beberapa pelatih telah mulai menjalin komunikasi dengan guru-guru pendidikan jasmani untuk mengidentifikasi potensi atlet sejak dini.
 
"Saat ini kami belum berkoordinasi terlalu jauh dengan pihak sekolah, tetapi ada beberapa pelatih yang sudah kami minta untuk menyampaikan kepada teman-teman guru penjas di masing-masing sekolah agar bisa melihat potensi anak-anak yang mungkin bisa menjadi atlet gulat. Ke depan kami akan koordinasikan lebih lanjut untuk menjaring atlet-atlet dari sekolah," ungkapnya.
 
Dengan hasil manis dari Jakarta ini, gulat Kalimantan Selatan semakin optimistis menatap masa depan. Regenerasi berjalan, bibit terus bermunculan, dan medali pun mulai mengalir — pertanda bahwa gulat Bumi Lambung Mangkurat sedang bergerak ke arah yang benar.
Editor : Sutrisno
#Gulat #Kalsel