https://radarbanjarmasin.jawapos.comBANJARMASIN - Sebanyak 120 pemuda Kalimantan Selatan mengikuti Pelatihan Youth Digital Skill bertema Memulai Bisnis Kreatif Melalui Digitalisasi yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel di Banjarmasin, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong generasi muda untuk memanfaatkan peluang ekonomi digital secara produktif dan berkelanjutan.
Pelatihan digelar dalam dua angkatan yang masing-masing diikuti 60 peserta, dengan angkatan pertama berlangsung hari ini dan angkatan kedua dijadwalkan pada hari berikutnya. Seluruh peserta berasal dari kalangan pemuda usia produktif 16 hingga 30 tahun sesuai amanat undang-undang tentang kepemudaan.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pembekalan keterampilan teknis, melainkan upaya nyata menanamkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda Kalimantan Selatan.
"Harapan kami mereka bisa memanfaatkan tren digital saat ini untuk hal-hal yang positif, bukan sekadar konsumtif. Ke depan kami ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha, baik di bidang komersial, periklanan, maupun sektor lainnya," ujar Pebriadin.
Ia menambahkan bahwa Dispora Kalsel menargetkan para peserta untuk segera memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal menjadi wirausahawan mandiri. Pendampingan akan terus diberikan agar para pemuda mampu mengembangkan usaha secara konsisten.
"Kami ingin ke depan bertemu kembali dengan mereka dalam kondisi sudah memiliki usaha dan NIB. Ini bagian dari upaya menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini," ungkapnya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel, Budiono, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan akan berlangsung selama empat hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang digitalisasi.
Para peserta akan mendapatkan pembekalan menyeluruh mulai dari cara memulai usaha berbasis digital hingga strategi pengembangan bisnis kreatif.
"Melalui pelatihan ini kami memberikan pembekalan kepada pemuda agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk membuka usaha berbasis digital. Harapannya akan lahir wirausaha-wirausaha muda baru di Kalimantan Selatan," jelas Budiono saat ditemui, Selasa (14/4/2026).
Ia juga mengakui bahwa sebagian besar peserta saat ini masih belum memiliki NIB karena masih dalam tahap menentukan jenis usaha yang akan dikembangkan. Oleh karena itu pelatihan ini menjadi titik awal yang penting dalam membangun pola pikir kewirausahaan secara menyeluruh.
Melalui program ini Dispora Kalsel berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas pemuda sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda di Kalimantan Selatan melalui tumbuhnya ekosistem wirausaha muda berbasis digital yang solid dan berdaya saing.
Editor : Arif Subekti