Agung Saidil Adha menjadi bintang kontingen dengan menyumbang tiga medali emas dari nomor-nomor yang diikutinya. Salman Farid menambah satu emas, sementara Rizky Rorimpandey melengkapi capaian tim dengan satu emas dan satu perunggu.
Manajer kontingen Sheila Putri Mahardika, yang mewakili Ketua Umum Kontingen Bambang Heri Purnama, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
"Alhamdulillah, kita kembali menorehkan prestasi di level nasional. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan kebersamaan tim membuahkan hasil. Semoga prestasi ini bisa terus kita pertahankan dan tingkatkan di masa depan," ujar Sheila, Kamis (19/6).
Keberhasilan kontingen Kalsel tidak lepas dari peran penting para pelatih Ardhi Wijaya, Raymond Tambani, dan Odik, yang membimbing para atlet dengan disiplin dan dedikasi tinggi. Tim juga diperkuat kehadiran asisten manajer Danang Nurlani dan Syahrial Prahmana yang memastikan dukungan penuh selama kompetisi.
Prestasi di Yogyakarta ini menjadi sinyal kuat bahwa olahraga berkuda di Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Banua untuk menekuni cabang olahraga yang mulai banyak diminati.
Dengan raihan lima emas dan satu perunggu, kontingen Kalsel berhasil menjadi salah satu kekuatan utama dalam kejuaraan nasional olahraga berkuda tahun ini.
Editor : M. Ramli Arisno