BANJARMASIN — Klub kebanggaan Kalimantan Selatan, PS Barito Putera, resmi mengumumkan kedatangan pelatih anyar, Eduardo “Teco” Almeida, untuk mengarungi Liga 2 musim 2024/2025.
Kabar ini disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi klub, Senin (3/6/2025).
Dalam unggahan tersebut, manajemen Barito Putera mengibaratkan tim sebagai kapal besar yang siap menghadapi gelombang besar dengan nahkoda berpengalaman.
> “Kapal besar tak takut gelombang. Dengan nahkoda berpengalaman, kami siap hadapi ombak Liga 2! Selamat datang Coach Teco????????, Mari Berjuang Bersama! ????????,” tulis akun resmi @psbaritoputeraofficial.
Teco sendiri bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia.
Ia pernah membawa Arema FC juara Piala Presiden dan terakhir mempersembahkan gelar Liga 1 untuk Bali United.
Rekam jejak tersebut membuat Barito optimistis pelatih asal Portugal itu mampu membawa tim kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Langkah manajemen Barito Putera menunjuk Teco disambut positif oleh kalangan suporter.
Ketua Umum Barito Mania, Dedy Sattardi, menyebut ini sebagai keputusan memuaskan jika dibandingkan dengan opsi pelatih lokal yang tersedia di Liga 2.
“Barito melanjutkan tren memakai jasa pelatih yang pernah juara di Indonesia. Setelah JFT, Djanur, dan RD, kini dengan Teco diharap bisa memberi prestasi,” ungkap Dedy, Selasa (3/6/2025) siang.
Ia menambahkan, jika Teco berhasil membawa Barito menjadi juara Liga 2, maka itu akan menjadi catatan penting dalam CV kepelatihannya, selain tentu mengembalikan Barito ke Liga 1.
Lebih lanjut, Dedy menilai Teco perlu diberi kuasa penuh dalam meracik skuad, meskipun saat ini Barito masih memiliki sekitar 20 pemain berstatus kontrak aktif.
“Walaupun kabarnya ada 20-an pemain yang masih punya kontrak, jika tidak sesuai kriteria Teco, manajemen harus aktif di bursa transfer demi target juara,” tegasnya.
Dengan pengalaman Teco serta dukungan penuh dari manajemen dan suporter, Barito Putera kini memasuki era baru dalam upaya kembali ke Liga 1.
Target tinggi telah dipasang: juara Liga 2 dan membawa semangat kebangkitan bagi Laskar Antasari.
Editor : Arif Subekti