BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Bahsanuddin, membagikan kisah hidupnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan Turnamen APDESI Cup I Tahun 2025 Teluk Kepayang, Kamis (1/5), di Lapangan Tamara, Desa Teluk Kepayang, Kecamatan Teluk Kepayang, Tanah Bumbu.
Bahsanuddin menceritakan pengalaman bekerja di PDAM Tanah Bumbu pada tahun 1999 dengan gaji bulanan sebesar Rp8 ribu.
Kisah itu ia sampaikan untuk memberi semangat kepada masyarakat yang hadir.
Ia juga mengenang masa sulit saat harus membagi sebungkus mi instan untuk tiga kali makan.
“Kalau dimakan sekaligus, mi dimakan sore bisa jadi bubur,” ujarnya.
Tak hanya itu, saat menempuh pendidikan sarjana, ia mengaku pernah tidak mampu makan siang dan malam lantaran keterbatasan biaya.
“Kalau saya makan pisang goreng dua biji dan teh segelas, saya bisa tidak makan siang dan malam,” kenangnya.
Bahsanuddin menekankan bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari faktor ekonomi.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga hubungan baik dan memperkuat nilai-nilai pertemanan sebagai bagian dari perjalanan hidup.
Ia pun mencontohkan, amanah yang kini diembannya sebagai Wakil Bupati Tanah Bumbu tidak lepas dari jalinan pertemanan dan kepercayaan yang ia rawat sejak dulu.
“Karena perjalanan hidup tidak ada yang tahu,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak peserta turnamen untuk bermain sportif dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
Menurutnya, olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan membangun solidaritas antarwarga.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah mendukung kegiatan olahraga dan berharap kecamatan-kecamatan lain dapat menggelar kegiatan serupa di masa mendatang.
Sebagai informasi, Turnamen APDESI Cup I Tahun 2025 Teluk Kepayang diikuti oleh 25 tim dan digelar pada 1 hingga 18 Mei 2025.
Laga perdana mempertemukan Tapus FC melawan Forsgi FA.
Editor : Arif Subekti