Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Domino Merambah Cabor Prestasi, Sedang Menunggu Masuk KONI

M Idris Jian Sidik • Senin, 12 Februari 2024 | 08:19 WIB

 

BARU BERPRESTASI: Domino Kalsel di bawah PORDI mulai serius dan mengikuti beberapa kejuaraan nasional, terbaru pasangan Mustohir Ariffin dan Wardiman menjadi juara di Kejurnas Domino di Samarinda.
BARU BERPRESTASI: Domino Kalsel di bawah PORDI mulai serius dan mengikuti beberapa kejuaraan nasional, terbaru pasangan Mustohir Ariffin dan Wardiman menjadi juara di Kejurnas Domino di Samarinda.

BANJARMASIN – Siapa yang tidak kenal dengan permain domino, atau biasa disebut “bedum” dalam Bahasa banjar. Permainan kartu ini kerap dimainkan di pos ronda atau tongkrongan.

Selain sebagai pengisi waktu luang, domino yang dimainkan ini juga menjadi media untuk saling mempererat silaturahmi. Namun, tidak hanya sampai di situ. Permainan domino ini sudah merambah dunia olahraga.

Di Indonesia sendiri, induk olahraga domino atau disingkat PORDI, tengah menunggu keputusan untuk masuk menjadi anggota KONI.

Bukan tanpa alasan, permainan ini dianggap bagian dari olahraga yang mengandalkan kekompakan, skill, dan fokus. Di Kalimantan Selatan, PORDI sendiri sudah terbentuk.

Pembinaannya diakui berkembang melalui klub, seperti Wasaka Klub dan Baco Kuttu. Belum lama tadi, kabar membanggakan datang dari klub ini. Pemain mereka, yaitu Mustohir Ariffin yang berpasangan dengan Wardiman, berhasil menjadi juara di Kejuaraan Nasional Domino kelima di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur.

Ganda Kalsel ini berhasil mengalahkan andalan Sulawesi Selatan, Arfan dan Jamaluddin, dengan skor 7-5. Keberhasilan itu membuat mereka berhak atas hadiah utama berupa medali dan satu unit mobil. “Domino Kalsel kembali juara satu di Kejuaraan Nasional. Ada beberapa tim yang kita kirim. Yang ke final itu Wasaka,” kata Samanhuddin, Manager Tim.

Sementara itu, Mustohir Ariffin yang pertama kali turun di kejuaraan ini mengaku harus beradaptasi dengan atmosfer kompetisi yang disajikan event tersebut. Terlebih lagi, ia baru pertama kali berpasangan dengan Wardiman yang memerlukan waktu untuk mencocokkan chemistry.

“Saya baru pertama kali mengikuti kejurnas untuk domino. Dari awal kita bermain di babak pertama kita lolos, hingga ke putaran final. Yang kita ikuti itu ada sekitar 128 pasang peserta,” ujar Mustohir Ariffin, Atlet Domino Kalsel.

Usai menyabet gelar ini, keduanya kembali mempersiapkan diri turun di ajang nasional lainnya di Palu, akhir Februari mendatang.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#KONI #domino