Medali perunggu Kalsel itu, dihasilkan Galang Maulana (Kalsel) di nomor seno solo putra. Untuk medali emas didapat Nafis Fajriuz Zhur (Jatim), medali perak diraih Tegar Ridha Febrika (Jateng). Kemudian Deni Nugraha (Jabar) juga mendapat medali perunggu sebagaj juara tiga bersama.
Satu lagi medali perunggu, melalui Nur Laili (Kalsel) yang tampil di nomor seni solo putri. Sedangkan Butsaian Okta Yusnita asal Jateng sukses mendapat pengalungan medali emas. Disusul Dea Fio Renthina Saputri utusan Jawa Timur (Jatim) yang kebagian medali perak. Sementara Izzati Deya Prasetyo (Kalteng) mendapat predikat juara tiga bersama (perunggu).
Dalam acara pengalungan medali, dilakukan oleh Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si. Juga hadir Ketua Panitia Pelaksana POMNas XVIII Kalsel, Muhammad Rusmin Nuryadin sebagai Ketua Bapomi Kalsel dan juga sebagai Wakil Rektor III Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
"Walaupun pencak silat baru meraih medali perunggu, juga patut mendapat apresiasi yang sangat luar biasa. Atlet sudah berusaha dan tampil maksimal," kata Ahmad Alim Bachri.
Tidak menutup kemungkinan, cabang pencak silat Kalsel akan meraih medali emas. "Masih ada pesilat kita yang akan tampil dan beberapa partai final belum dipertandingkan," jelasnya.
Sedangkan pelatih pencak silat BAPOMI Kalsel, Muhrani menyampaikan, sementara baru dua medali perunggu yang baru bisa disumbangkan. "Semoga saja kami mampu menambah perolehan medali untuk Kalimantan Selatan di nomor lainnya," harapnya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief