Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wamenko Pangan RI Tinjau Sentra Itik Penghasil 27 Ribu Telur per Hari di HST

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Selasa, 16 Juni 2026 | 09:50 WIB
KUNJUNGAN: Wamenko Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq tinjau sentra itik di HST, Senin (15/6/2026) petang.
KUNJUNGAN: Wamenko Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq tinjau sentra itik di HST, Senin (15/6/2026) petang.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau langsung sentra peternakan itik di Desa Mahang Baru, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (15/6/2026) petang.

Dalam kunjungannya, Hanif bahkan turun langsung ke dalam kandang untuk melihat aktivitas peternakan yang dikelola Kelompok Tani Jaya Bersama. Sentra peternakan ini tercatat sebagai yang terbesar di HST dengan populasi mencapai 36.000 ekor itik petelur.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah pusat dalam memastikan stabilitas dan ketahanan pangan nasional, khususnya di Kalimantan Selatan.

Menurut Hanif, Kalimantan Selatan telah ditetapkan sebagai Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN). Karena itu, daerah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat lokal sekaligus menopang kebutuhan regional Kalimantan.

"Kalimantan Selatan paling tidak harus mampu memastikan swasembada pangan di daerah sendiri dan regional Kalimantan pada umumnya," ujarnya.

Hanif menegaskan pemerintah pusat bergerak cepat menindaklanjuti Instruksi Presiden terkait KSPEAN dengan mendorong pengembangan berbagai komoditas potensial, termasuk peternakan itik sebagai sumber protein hewani yang melimpah.

Ia menyebut hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan di tingkat nasional sebagai bukti kesiapan daerah dalam mendukung program swasembada pangan.

"Hasil kunjungan ini akan menjadi catatan kami saat konsolidasi nasional, bahwa pemerintah hadir dan siap mendukung percepatan program KSPEAN," katanya.

Selain itu, Hanif juga mengajak aparat penegak hukum setempat untuk ikut mengawal program strategis nasional tersebut sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan KSPEAN.

"Semoga apa yang dimandatkan Bapak Presiden dapat kita wujudkan bersama demi memperkuat ketahanan pangan regional melalui Kalimantan Selatan," harapnya.

Sementara itu, Kelompok Tani Jaya Bersama saat ini mampu memproduksi rata-rata 27.000 butir telur setiap hari. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa peternakan rakyat memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Wamenko Pangan #Sentra Itik #Telur #HST