RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Filipina, pada Sabtu (9/5).
Dalam kunjungan ke pulau terluar Indonesia tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperbaiki fasilitas pelayanan publik, mulai dari puskesmas hingga sekolah di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Prabowo mengaku sengaja datang ke Miangas untuk melihat langsung kondisi wilayah paling utara Indonesia itu. Dia menyebut letak Miangas yang berdekatan dengan Filipina menjadi salah satu alasan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kawasan perbatasan.
“Saya datang ingin lihat keadaan di Pulau Miangas, pulau terluar RI di paling utara. Saya baru saja dari Filipina, ternyata cukup dekat dari Filipina,” ujar Prabowo dalam sambutannya, Sabtu (9/5).
Prabowo juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa menjadi presiden kedua yang mengunjungi Miangas setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. “Dan kita bersyukur, saya presiden kedua yang sudah ke Miangas. Pak Jokowi sudah ke sini. Pak Jokowi resmikan bandara, saya nanti akan perbaiki dan memelihara untuk lebih bagus lagi,” imbuhnya.
Tak hanya bandara, Prabowo menyoroti kondisi fasilitas kesehatan di Miangas. Dia mengaku mendapat laporan dari Menteri Kesehatan bahwa puskesmas di wilayah tersebut belum pernah direnovasi selama puluhan tahun sejak pemerintahan era Presiden ke-2 RI, Soeharto.
“Dan saya tadi lihat beberapa tempat, puskesmas. Menteri Kesehatan tadi bisik-bisik ke saya, sekian tahun sejak zaman Pak Harto, puskesmas belum pernah diperbaiki. Kita perbaiki, semua puskesmas di Indonesia, segera,” tegasnya.
Selain fasilitas kesehatan, Prabowo juga menaruh perhatian terhadap kondisi sekolah. Dia sempat menanyakan langsung kepada salah satu guru mengenai renovasi sekolah dan fasilitas penunjang belajar. Dia pun memastikan pemerintah akan menjalankan program renovasi sekolah secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
“Baik, nanti semua sekolah pun akan kita renovasi. Tahun ini dan dua tiga tahun ke depan, semua sekolah direnovasi di Indonesia,” tukasnya.
Editor : Arief