Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Melawan Saat Ditangkap, Anggota KKB Ditembak

admin • Rabu, 22 April 2026 | 22:36 WIB
GANGGU STABILITAS: Satgas Operasi Damai Cartenz mengevakuasi 2 jenazah korban KKB di Yahukimo beberapa waktu lalu. (Polri)
GANGGU STABILITAS: Satgas Operasi Damai Cartenz mengevakuasi 2 jenazah korban KKB di Yahukimo beberapa waktu lalu. (Polri)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PUNCAK JAYA - Satgas Operasi Damai Cartenz menindak tegas seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial OE alias ME yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia tewas setelah ditembak karena melawan saat hendak ditangkap di Kampung Wuyuki, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (20/4) sore.

Berdasarkan data aparat, OE merupakan DPO sejak April 2024, atas keterlibatannya dalam aksi penembakan yang menewaskan Sertu Anumerta Ismunandar pada 17 Maret 2024.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan tindakan tegas tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menindak pelaku kekerasan bersenjata di Papua. “Ini bentuk keseriusan kami menjaga keamanan dan melindungi masyarakat. Setiap pelaku kekerasan akan diproses secara profesional sesuai hukum,” ujarnya, Selasa (21/4).

Ia menambahkan, operasi penegakan hukum akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan lain yang diduga terkait, guna memastikan situasi keamanan di Puncak Jaya tetap kondusif.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo menjelaskan penindakan dilakukan secara terukur berdasarkan hasil pemantauan di lapangan. Namun saat hendak diamankan, OE berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas. “Yang bersangkutan melawan saat akan ditangkap, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” jelasnya.

Dalam insiden tersebut, OE mengalami luka tembak di bagian ketiak kanan yang menembus hingga punggung. Ia sempat dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan perawatan, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.

Satgas menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya. 

Editor : Arief
#papua #kkb #tni