BANJARMASIN – Program Beasiswa Youthpreneurship Rocket Incubation by YABN 2026 resmi dimulai melalui kegiatan kick off dan onboarding yang digelar secara daring, Minggu (15/2). Sebanyak 50 peserta mengikuti program ini, dengan 47 di antaranya merupakan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam sambutannya menyebut ULM sebagai salah satu universitas terbaik di Kalimantan Selatan dan mengapresiasi 50 mahasiswa terpilih yang tetap meluangkan waktu mengikuti kegiatan di hari libur.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan perusahaan yang sudah mendukung sehingga kita bisa berkolaborasi bersama. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi membangun silaturahmi ekonomi yang action oriented, nyata dan terukur. Saya bahkan akan terjun dan memonitor langsung program ini,” ujarnya.
Sandiaga mengungkapkan, lebih dari 250 brand telah terakselerasi melalui ekosistem yang dibangunnya, bahkan sebagian telah menembus pasar internasional dan tampil dalam program nasional. Ia berharap peserta Rocket Incubation mampu mengikuti jejak angkatan sebelumnya.
Menurutnya, penguatan karakter menjadi pondasi penting dalam melahirkan pemimpin bisnis masa depan. “Kita ingin melahirkan pengusaha yang tidak hanya sukses secara material, tetapi juga mampu mengangkat usaha naik kelas dan memberi dampak sosial. Dari tangan di bawah menuju tangan di atas, itu yang ingin kita capai,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), Zuraida Murdia Hamdie, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak wirausahawan untuk menopang ekonomi nasional.
“Selama ini banyak yang fokus ke dunia kerja. Kami berpikir bagaimana memfasilitasi yang suka usaha. Karena itu program ini hadir,” ujarnya.
Ia menyebut 50 peserta yang terlibat banyak berasal dari daerah sekitar wilayah operasional dan telah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional. Program ini juga melibatkan mahasiswa aktif serta alumni.
“Buktikan bahwa mahasiswa yang kuliah di Banjarmasin tidak kalah dengan yang di Jawa,” tegasnya.
Mewakili Rektor ULM, Pelaksana Harian (Plh) Rektor Yusuf Azis menyambut baik program Rocket Incubation 2026. Ia menilai program ini memberi tambahan pengalaman praktik dan pendampingan bagi mahasiswa dalam mengembangkan usaha yang dirintis.
“Program ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan delapan persen per tahun. Dari tangan generasi muda inilah kita harapkan lahir pengusaha nasional masa depan,” ujarnya.
Program Rocket Incubation by YABN 2026 akan berlangsung selama enam bulan dengan sistem pendampingan, monitoring, dan evaluasi terstruktur. Editor : Nurhidayat