Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Frontal dan Blak-Blakan, Hasan Nasbi Kritik Gaya Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Muhammad Syarafuddin • Selasa, 28 Oktober 2025 | 22:37 WIB

 

BERSEBERANGAN: Mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
BERSEBERANGAN: Mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi mengkritik gaya komunikasi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang dikenal frontal dan blak-blakan.

Menurutnya, meski gaya bicara tersebut diterima publik, namun bisa menimbulkan persepsi lemahnya pemerintahan.

Hasan mengingatkan pentingnya keharmonisan antaranggota kabinet. Ia menilai perbedaan pandangan antarpejabat tidak seharusnya dipertontonkan di ruang publik.

"Sesama anggota kabinet, sama pemerintah nggak bisa kalau menurut saya baku tikam terus-menerus di depan umum. Karena itu akan melemahkan pemerintah," ujarnya, Senin (27/10).

Hasan menambahkan, perdebatan dan kritik sebaiknya dilakukan di ruang tertutup agar tidak dimanfaatkan pihak yang tidak menyukai pemerintah.

"Kalau di ruang terbuka, kita nanti akan mengentertain orang yang tidak suka dengan pemerintah. Lama-lama kalau ini diteruskan, itu bisa membuat pemerintah kelihatan lemah," kata dia.

Hasan menekankan pentingnya soliditas dan konsolidasi kekuasaan di tubuh pemerintahan. Ia khawatir jika gaya komunikasi yang terlalu tajam antarsesama pejabat terus dibiarkan, bisa menimbulkan kesan pemerintah tidak kompak.

"Kalau lama-kelamaan orang akan melihat ini sebagai ketidak solidan pemerintah. Padahal soliditas pemerintah itu penting sekali. Konsolidasi kekuasaan itu penting," ungkap Hasan.

Ia menilai ceplas-ceplos dalam konteks kebijakan masih wajar, namun perlu dibedakan dengan komentar yang berpotensi melemahkan sesama pejabat negara.

Hasan juga mengingatkan bahwa apa yang dilakukan Menkeu Purbaya bisa menjadi tontonan yang menghibur publik yang membenci pemerintah.

"Kita kalau mau baku tikam di ruang tertutup. Mau saling koreksi, mau saling marah-marah, mau saling debat, mau tunjuk-tunjukkan di ruang tertutup. Tapi kalau di ruang terbuka, kita nanti akan meng-entertain orang yang tidak suka dengan pemerintah," katanya.

Editor : Arief
#hasan nasbi #Purbaya Yudhi Sadewa