Truk Kontainer Oleng, Dua Ojol diseruduk hingga Terpental

Maulana Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:27 WIB
Tiang jaringan internet ikut ditabrak setelah truk menghantam dua motor ojol hingga akhirnya kendaraan berat tersebut berhenti. (Maulana/Radar Banjarmasin)
Tiang jaringan internet ikut ditabrak setelah truk menghantam dua motor ojol hingga akhirnya kendaraan berat tersebut berhenti. (Maulana/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Dua pengemudi ojek online (ojol) nyaris menjadi korban lebih parah setelah truk pengangkut peti kemas tiba-tiba oleng dan menyeruduk mereka yang sedang menunggu orderan di Jalan Hasan Basri, Kayu Tangi Ujung, Kamis (8/10/2026) pagi.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.15 Wita, tak jauh dari SPBU Kayu Tangi. Truk pengangkut peti kemas dengan nomor polisi DA 8053 TAF itu melaju dari arah dalam kota menuju Handil Bakti.

Saat melintas, truk tiba-tiba oleng ke arah trotoar. Di lokasi tersebut, dua ojol, Yardiali, 33, dan Syahril, sedang duduk di atas motor masing-masing sembari menunggu orderan.

Keduanya tak sempat menghindar. Benturan keras membuat dua motor mereka ditabrak hingga keduanya terpental beberapa meter. Truk baru berhenti setelah menghantam tiang jaringan internet di sekitar lokasi.

"Kejadiannya sekitar pukul 06.15 Wita. Begitu cepat, kami tidak bisa menghindar. Tiba-tiba diseruduk oleh truk kontainer itu," ungkap Yardiali, warga Kompleks Persada Permai Baru 2, Jalur 1, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Barito Kuala.

Beruntung, Yardiali tidak mengalami luka serius. Ia hanya merasakan pegal di tubuh dan masih syok akibat kejadian tersebut.

Sementara motor miliknya mengalami kerusakan cukup parah."Motor kami rusak berat. Setelah menabrak kami, truk itu berhenti setelah menghantam tiang jaringan internet. Untung tidak terus menerobos sampai mengarah ke warung makan," ujarnya.

Kondisi berbeda dialami Syahril. Saat berjalan, ia terlihat menahan rasa sakit pada bagian paha. Namun, warga Jalan Cinta Mulia, Kecamatan Alalak, Batola, itu memastikan tidak mengalami luka terbuka.

"Cuma di paha saja ada rasa sakit. Tapi masih bisa berjalan. Motor saya juga rusak, sama seperti kondisi motor Yardi," katanya.

Syahril menceritakan, sebelum kejadian dirinya dan Yardiali sama-sama berada di atas motor sambil menunggu orderan.

Kondisi Jalan Hasan Basri saat itu belum terlalu ramai. Dari kejauhan, truk tersebut melaju dari arah dalam kota menuju Handil Bakti.

"Tiba-tiba truk menyeruduk kendaraan kami sampai kami terpental," tuturnya.

Usai kejadian, sopir truk sempat keluar dari kendaraan. Kepada kedua korban, sopir mengaku dalam kondisi mengantuk."Sempat keluar tadi sopirnya, dia bilang mengantuk," beber Syahril.

Kedua ojol tersebut berharap kerusakan kendaraan mereka mendapat ganti rugi. Pasalnya, motor yang digunakan untuk mencari nafkah mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut."Motor saya Scoopy," ucapnya.

Sementara itu, sopir truk yang masih terlihat muda tersebut membenarkan dirinya mengantuk saat berkendara.

Ia mengaku berangkat dari kawasan pelabuhan sekitar pukul 04.00 Wita untuk menuju kawasan Jembatan Barito.

"Petikemasnya kosong. Rencananya mau mengambil muatan ke daerah Jembatan Barito," ujarnya tanpa menyebutkan namanya.

Kedua motor diangkut menggunakan mobil unit laka Satlantas Polresta Banjarmasin ke Polresta Banjarmasin dan sang sopir juga dibawa ke polresta. Kondisi truk penyok dibagian depan dan kaca mobil pecah.

Editor : M Oscar Fraby
ojol Kecelakaan truk ojek online