RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU — Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 kembali membuahkan hasil. Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan dua korban di dalam kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2026).
Kedua korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki. Setelah dievakuasi dari dalam kapal, keduanya dibawa ke KN SAR Kamajaya sebelum kemudian dipindahkan menggunakan helikopter Airbus AS365 Dauphin HR-3601.
Ditemukan Berselang Sembilan Menit
Kedua korban ditemukan dalam operasi penyelaman dengan selang waktu hanya sembilan menit. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 09.04 WITA, disusul korban kedua pada pukul 09.13 WITA.
Setelah dievakuasi dari kapal, kedua jenazah terlebih dahulu dipindahkan ke KN SAR Kamajaya. Kondisi cuaca dan gelombang laut yang relatif membaik memungkinkan proses evakuasi dilakukan dengan cara pendaratan langsung helikopter.
Penerbang HR-3601, Kapten Laut (P) Dimas Andromeda, mengatakan kondisi tersebut berbeda dengan proses evakuasi sehari sebelumnya yang dilakukan menggunakan metode hoist.
"Alhamdulillah hari ini cuaca mendukung, jadi kita evakuasi landing. Kemarin kita hoist, hari ini karena ombak mendukung, kita melaksanakan landing, langsung angkut dua jenazah," ujar Dimas.
Dua Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara
Helikopter HR-3601 kemudian lepas landas menuju daratan sekitar pukul 11.20 WITA. Helikopter tiba dan mendarat di Lanud Sjamsudin Noor sekitar pukul 12.07 WITA.
Setibanya di lokasi, dua kantong jenazah langsung dipindahkan ke ambulans. Selanjutnya, keduanya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan korban sebelum nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.
Tim SAR Terus Cari Korban
Kepala Basarnas, M. Syafii, menegaskan operasi pencarian masih terus dilakukan. Tim SAR Gabungan mengerahkan personel dan berbagai sarana untuk menemukan korban yang hingga kini masih belum teridentifikasi keberadaannya.
"Kami memastikan setiap korban yang ditemukan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur," tegas Syafii.
Editor : Eddy Hardiyanto