Pelangsir Kocar-kacir Saat Petugas Datang, Jeriken BBM Ditendang di SPBU HST

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:14 WIB
PUTAR BALIK: Para pelangsir kocar-kacir saat petugas monitoring SPBU di HST.
PUTAR BALIK: Para pelangsir kocar-kacir saat petugas monitoring SPBU di HST.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI – Suasana di SPBU Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mendadak berubah saat petugas Dinas Perdagangan HST melakukan monitoring penyaluran BBM subsidi, Jumat (18/9/2026).

Sejumlah orang yang diduga hendak mengisi BBM subsidi menggunakan jeriken terlihat berupaya menghindari petugas.

Kedatangan petugas memang untuk memantau penyaluran BBM subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung proses distribusi BBM sekaligus memastikan penyalurannya berjalan sesuai ketentuan.

Monitoring tersebut dilakukan selama dua hari, yakni Jumat (18/9/2026) dan Sabtu (19/9/2026).

Selain SPBU Limpasu, petugas juga menyambangi SPBU Gambah, Durian Gantang dan Lok Besar.

Jeriken Ditendang Saat Petugas Datang

Temuan serupa kembali terlihat di SPBU Gambah. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan HST, Aris Waluyo, mengatakan petugas melihat seseorang yang diduga hendak membeli BBM menggunakan jeriken.

Saat petugas datang, orang tersebut disebut langsung menendang jeriken yang dibawanya. Jeriken itu kemudian berupaya disembunyikan. “Diduga mau mengisi di jeriken,” ujar Aris.

Temuan tersebut menjadi perhatian petugas dalam monitoring penyaluran BBM subsidi di sejumlah SPBU.

Antrean Pertalite Justru Lebih Lengang

Ada pemandangan berbeda saat petugas melakukan monitoring pada hari berikutnya.

Kondisi di sejumlah SPBU yang didatangi terlihat lebih tertib. Antrean kendaraan juga relatif lengang dibandingkan kondisi yang biasanya terlihat saat pengisian Pertalite.

Bahkan, antrean panjang mobil yang kerap terlihat di sejumlah SPBU tidak tampak ketika petugas melakukan pemantauan.

Perubahan kondisi tersebut menjadi perhatian karena monitoring dilakukan secara langsung di lapangan.

Warga Minta Pengawasan Lebih Rutin

Kondisi antrean yang lebih lengang juga mendapat perhatian masyarakat.

Rizki, warga Barabai berharap monitoring penyaluran BBM subsidi tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi dapat dilakukan secara lebih rutin.

Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan dapat membantu memastikan BBM subsidi disalurkan kepada masyarakat sesuai peruntukannya.

“Di SPBU Mandingin antrean nampak lenggang. Coba setiap hari seperti ini,” harapnya.

Monitoring di sejumlah SPBU tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan distribusi BBM subsidi di HST.

Pengawasan lapangan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi penyalahgunaan sekaligus menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tertib.

Editor : Eddy Hardiyanto
pelangsir BBM spbu HST