Kematian Wanita 70 Tahun di Martapura, Benda Berharga Hilang dan Ada Luka Tusuk di Leher

M Fadlan Zakiri • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:29 WIB
Polisi melakukan olah TKP di rumah WMJ, perempuan 70 tahun yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Sukaramai, Martapura. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
Polisi melakukan olah TKP di rumah WMJ, perempuan 70 tahun yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Sukaramai, Martapura. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura - Polisi mendalami dugaan pencurian dengan kekerasan di balik meninggalnya seorang perempuan lanjut usia berinisial WMJ (70), di rumahnya di Jalan Sukaramai RT 02, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Dugaan tersebut muncul setelah Polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Salah satunya luka tusuk di bagian leher.

Selain kondisi korban, Polisi menemukan sejumlah kejanggalan di dalam rumah. Beberapa barang disebut sudah tidak berada pada posisi semula.

Telepon seluler dan kunci rumah korban juga tidak ditemukan. Polisi turut mendalami informasi mengenai sejumlah perhiasan korban yang diduga hilang.

Kanit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim Polres Banjar, Ipda Pasya Hassyanda mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kematian korban.

“Dari pemeriksaan awal terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban dan ada luka tusuk di bagian leher,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).

Ada Luka Tusuk di Leher

Informasi mengenai perhiasan korban juga masih dikonfirmasi kepada keluarga. Polisi belum mengetahui secara pasti jumlah maupun jenis perhiasan yang diduga hilang.

“(Perhiasan, red) hilang, namun untuk jumlah pasti masih kami konfirmasi kepada pihak keluarga,” kata Pasya.

Rangkaian temuan tersebut membuat penyidik mendalami dugaan pencurian dengan kekerasan. Namun polisi belum menutup kemungkinan adanya tindak pidana lain.

“Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan. Namun tidak menutup kemungkinan menjadi pembunuhan,” tegasnya.

Polisi hingga kini masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Pemeriksaan forensik diperlukan untuk memperjelas kondisi korban dan penyebab kematiannya.

Warga Curiga sejak Siang

WMJ ditemukan meninggal dunia pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 WITA.

Sebelum ditemukan, korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya sepanjang hari. Kondisi itu membuat warga di sekitar rumah mulai curiga.

Kecurigaan semakin kuat karena lampu teras rumah korban masih menyala. Warga kemudian mengetuk pintu untuk memastikan keberadaan korban.

Namun, tidak ada respons dari dalam rumah.

Warga lantas mencoba melihat ke dalam melalui celah angin-angin di bagian atas pintu. Dari celah tersebut, tubuh korban terlihat dalam posisi tengkurap.

Salah satu kerabat korban, SK, mengatakan warga kemudian meminta bantuan keponakan korban dan warga lainnya untuk memastikan kondisi WMJ.

“Dilihat oleh tetangga dari sela-sela angin-angin atas pintu, ternyata korban sudah tengkurap,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Saat berupaya memeriksa keadaan rumah, warga juga menemukan bercak darah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengumpulkan petunjuk dari lokasi sekaligus meminta keterangan warga dan keluarga korban.

Dari pihak keluarga, kunci pintu depan rumah disebut tidak ditemukan. Telepon seluler korban juga tidak diketahui keberadaannya dan tidak lagi aktif.

Keluarga belum dapat memastikan secara rinci barang berharga yang hilang. Informasi mengenai perhiasan yang diduga hilang selanjutnya turut didalami polisi.

Keluarga menyebut komunikasi terakhir dengan korban berlangsung sekitar lima hari sebelum kejadian. Dalam kesehariannya, WMJ masih berkomunikasi dengan anak kerabatnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Ratu Zalecha Martapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk kronologi, kemungkinan motif, serta pihak yang diduga terlibat.

Hingga kini, Polisi belum memastikan apakah kasus tersebut merupakan pencurian dengan kekerasan, pembunuhan, atau tindak pidana lainnya. 

Polisi memastikan bahwa penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap fakta di balik kematian WMJ.

Editor : M Oscar Fraby
martapura Pencurian kekerasan