Karhutla di Guntung Manggis, BPBD Banjarbaru Selamatkan Musang dari Kobaran Api

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 11:17 WIB
MENYELAMATKAN: Petugas BPBD Banjarbaru saat menyelamatkan seekor musang di tengah karhutla. 
MENYELAMATKAN: Petugas BPBD Banjarbaru saat menyelamatkan seekor musang di tengah karhutla. 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meluas di Kota Banjarbaru, tidak hanya mengancam permukiman dan lahan warga, tetapi juga berdampak pada ekosistem serta habitat satwa liar.

Petugas gabungan terus berpacu memadamkan api agar tidak merembet ke kawasan permukiman maupun area pertanian. Di Kelurahan Guntung Manggis, sebuah pondok tak berpenghuni ikut terbakar setelah kobaran api dengan cepat meluas akibat tiupan angin kencang.

Di tengah upaya pemadaman, petugas berhasil menyelamatkan seekor musang yang terjebak di tengah kepungan api.

"Kami menemukan musang itu bersembunyi di cekungan tanah untuk menghindari asap. Kondisinya panik dan mengalami luka di bagian belakang. Satwa tersebut berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak yang berkompeten untuk menjalani perawatan sebelum nantinya dilepasliarkan kembali," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru, Harun Ar Rasyid, Selasa (28/7).

Selain mengancam satwa liar, karhutla juga menghanguskan sekitar 400 hektare lahan. Kebakaran tersebut merusak vegetasi serta menghancurkan sebagian habitat burung yang bersarang di kawasan terdampak.

Meski demikian, hingga kini BPBD memastikan belum menerima laporan adanya lahan pertanian maupun perkebunan produktif milik warga yang terbakar. Berkat upaya pemadaman, tim gabungan berhasil melokalisasi pergerakan api sehingga tidak menjalar ke kawasan yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Harun mengatakan, kondisi karhutla tahun ini diperkirakan lebih berat dibandingkan tahun lalu, meski belum separah beberapa tahun sebelumnya.

"Ini baru awal musim kemarau dan belum memasuki puncaknya. Kami berharap kondisinya tidak semakin memburuk. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan api," pungkasnya.

Editor : Arief
bpbd banjarbaru Berita Banjarbaru karhutla kebakaran lahan