RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Banjarmasin. Kali ini, api melahap semak belukar yang bercampur tumpukan sampah di Jalan Gubernur Soebardjo, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kamis (23/7) malam.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.23 Wita. Api membakar lahan kosong dengan luas sekitar 0,0009 hektare atau sekitar 3,2 meter x 3,2 meter.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, hasil pemeriksaan petugas di lokasi menemukan adanya semak belukar dan tumpukan sampah yang ikut terbakar. “Ada sampah dan semak yang terbakar,” ujar Andy, petugas BPBD berdasarkan hasil pendataan di lapangan.
Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam kejadian tersebut, karena lokasi yang terbakar merupakan lahan kosong.
Proses pemadaman dilakukan BPBD Kota Banjarmasin bersama relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Petugas sempat mengalami kendala akibat keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dipastikan padam.
Kebakaran lahan ini menambah daftar kejadian serupa di Kota Banjarmasin. Sebelumnya, kebakaran lahan juga terjadi di Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat, serta Jalan Tembus Mantuil, Basirih Selatan.
Sekretaris BPBD Kota Banjarmasin, Budi Fitriadi mengatakan kebakaran lahan yang terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh hotspot alami. Berdasarkan pemantauan, titik panas di wilayah Banjarmasin masih nihil.
Menurutnya, mayoritas kebakaran lahan dipicu faktor kelalaian manusia, seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok yang masih menyala. “Seperti yang terjadi baru-baru ini, ternyata membakar sampah,” ungkapnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena Banjarmasin mulai memasuki musim kemarau. Berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September.
BPBD mengimbau warga tidak melakukan pembakaran sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain berpotensi menyebabkan kebakaran, tindakan tersebut juga dapat membahayakan lingkungan sekitar.
Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca terik, serta menggunakan perlindungan seperti payung atau jaket untuk mengurangi dampak panas selama musim kemarau.
Editor : Arief