RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Seorang remaja dilaporkan tenggelam saat mandi di sungai di kawasan Majelis Ta'lim Raudhatul Firdaus Pagar Haur, Desa Jelatang, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu (18/7/2026) siang.
Korban diketahui bernama Nabil, warga Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Ia merupakan santri aktif di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan yang saat itu mengikuti kegiatan bersama pimpinan pondok di kawasan Pagar Haur.
"Atas nama Nabil, orang Batulicin. Santri aktif di Pondok Pesantren Dalam Pagar, dan mereka sedang ada acara dengan pimpinan pondok di Pagar Haur," ujar Faiz, seorang warga yang membagikan informasi tersebut melalui grup WhatsApp.
Peristiwa ini mulai diketahui masyarakat setelah sebuah mobil emergency melintas di jalan raya dari arah Desa Jelatang menuju Kota Kandangan dengan sirene darurat sekitar pukul 13.50 WITA. Suara sirene yang cukup keras membuat warga bertanya-tanya mengenai kejadian yang terjadi.
"Mobil lewat dengan sirene nyaring di Jembatan Merah, ada info apa?" tulis salah seorang warga di grup WhatsApp.
Tak lama kemudian, beredar sebuah video yang memperlihatkan mobil sedang membawa korban menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.
"Mobilnya membawa korban tenggelam di Pagar Haur, mohon doa semoga orangnya selamat," tulis warga lainnya melalui grup WhatsApp.
Setelah mendapatkan penanganan medis di IGD, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.15 WITA.
"Jam 14.15 WITA tadi dinyatakan meninggal dunia," ujar seorang warga.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di IGD.
Tepat setelah Isya pada Sabtu (18/7/2026) malam, jenazah korban dibawa unit Ambulan menuju rumah duka di Batulicin.
Editor : Fauzan Ridhani