RADARBANJARMASINJAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kebakaran menghanguskan empat bangunan di Jalan Gubernur Soebardjo, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.45 WITA.
Dalam peristiwa itu, dua truk tronton dan dua sepeda motor juga terbakar. Berdasarkan informasi di lokasi, api pertama kali muncul dari bedakan milik Hepi Purnomo yang digunakan sebagai tempat istirahat sopir.
Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke rumah milik Muhammad Yusuf, serta gudang ekspedisi dan bengkel di sekitarnya.
Warga yang melihat kejadian langsung menghubungi relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Tak berselang lama, puluhan unit pemadam tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api. Sekitar satu jam kemudian, kobaran api berhasil dikuasai.
Salah seorang saksi, Soni (40) mengaku baru selesai mandi saat melihat kepulan asap dari luar rumah.
"Awalnya saya lihat hanya asap. Tidak lama kemudian api langsung membesar. Saya juga sempat mendengar sekitar tiga kali ledakan dari dalam bangunan yang terbakar. Kami sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya,tapi kobaran api semakin menjadi," ujarnya.
Sementara itu, pemilik bengkel dan usaha ekspedisi, Widi (30) mengaku sedang menjemput istrinya ketika mendapat kabar tempat usahanya terbakar.
"Saya langsung kembali ke lokasi setelah dihubungi warga. Saat tiba, api sudah membesar dan petugas BPK sudah melakukan pemadaman," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Iptu Indra Permadi mengatakan kebakaran menghanguskan empat bangunan, dua truk tronton, dan dua sepeda motor.
Korban dalam peristiwa tersebut di antaranya Hepi Purnomo yang mengalami kerusakan pada bedakan sopir, bengkel ekspedisi, dan satu truk tronton.
Muhammad Yusuf kehilangan rumah serta satu unit sepeda motor Honda Vario 125. Selain itu, gudang ekspedisi milik Widi dan sebuah motor Honda Scoopy milik Parman juga ikut terbakar.
"Api diduga pertama kali muncul dari bedakan tempat istirahat sopir milik Hepi Purnomo, kemudian menjalar ke bangunan di sampingnya. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan," ujar Indra.
Indra memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Sementara total kerugian material masih dalam pendataan dan belum dapat ditaksir," tutupnya.
Editor : Fauzan Ridhani