RADARBANJARMASINJAWAPOS.COM, MARABAHAN – Suasana di Jalan Panglima Batur, RT 7, Kelurahan Marabahan Kota, Kabupaten Barito Kuala, mendadak geger pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
Seorang pria berinisial S (30) yang sehari-hari bekerja sebagai petani, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.
Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, berinisial H yang baru pulang usai menonton televisi di rumah tetangga.
Sontak, ia berteriak histeris hingga mengundang perhatian warga sekitar. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Marabahan.
Kapolres Barito Kuala, AKBP Susilawati melalui Kasi Humas, IPTU Mego Budi Susanto menjelaskan setelah menerima laporan, petugas Polsek Marabahan bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Barito Kuala langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saat dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam," ujar Mego.
Di lokasi kejadian, Polisi mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan penyelidikan, di antaranya seutas tali, surat kontrol berobat ke RSJ Sambang Lihum, serta obat yang masih dikonsumsi korban.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya telah beberapa kali menjalani perawatan di RSJ Sambang Lihum, dan masih menjalani pengobatan rawat jalan.
Polisi telah melakukan olah TKP, memintai keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti untuk keperluan penyelidikan.
"Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban, dan keluarga membuat pernyataan tertulis bertanda tangan materai," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti