Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Enam Rumah Kebakaran di Alalak Tengah Banjarmasin ! Gang Sempit Sulitkan Mobil Pemadam

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 6 Juli 2026 | 12:53 WIB
KEBAKARAN: Relawan pemadam berjibaku memadamkan kobaran api yang menghanguskan enam rumah di Gang Karya Mulia, Alalak Tengah, Banjarmasin Utara.
KEBAKARAN: Relawan pemadam berjibaku memadamkan kobaran api yang menghanguskan enam rumah di Gang Karya Mulia, Alalak Tengah, Banjarmasin Utara.

RADAR BANJARMASIN JAWA POS.COM, BANJARMASIN - Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Gang Karya Mulia, RT 4, Kelurahan Alalak Tengah, Banjarmasin Utara, Senin (6/7) sekitar pukul 10.00 Wita. Sedikitnya enam rumah mengalami rusak berat, sementara tiga rumah lainnya rusak ringan.

Peristiwa terjadi saat sebagian besar warga tengah beraktivitas. Teriakan "kebakaran" membuat suasana mendadak panik. Warga berhamburan keluar rumah, sementara relawan pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan kobaran api yang terus membesar.

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Gang yang sempit menyulitkan mobil pemadam menjangkau lokasi, ditambah kondisi air sungai yang sedang surut sehingga pasokan air terbatas.

Beruntung, relawan masih dapat memanfaatkan beberapa sumur milik warga sebagai sumber air meski kondisinya bercampur lumpur. Setelah berjibaku cukup lama, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Jepri (25), warga yang tinggal sekitar lima meter dari titik api, mengaku terkejut saat mendengar teriakan warga.

"Saya langsung keluar rumah. Rumah yang terbakar dihuni Siti Hawa (65) bersama beberapa anaknya, tetapi saat kejadian sepertinya tidak ada penghuni di dalam rumah," ujarnya.

Jepri mengatakan, dirinya bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember dan peralatan seadanya. Namun, kobaran api telanjur membesar sehingga tidak lagi bisa dikendalikan secara manual.

"Saya keluar api sudah besar. Saya sempat melihat pemilik rumah dan cucunya berhasil keluar saat rumah mulai terbakar," tuturnya.

Kencangnya tiupan angin ke arah utara membuat api dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan beberapa rumah.

Rumah Jepri juga sempat terdampak. Berkat kesigapan relawan pemadam kebakaran, kerusakan di rumahnya tidak meluas.

"Rumah kami sempat ikut terbakar, tetapi berkat relawan damkar yang cepat menyiram, kerusakannya tidak terlalu parah. Hanya bagian dinding yang rusak," katanya.

Usai api berhasil dipadamkan, petugas Tagana, BPBD, dan Kelurahan Alalak Tengah langsung melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak.

Ketua RT 4, Sugiannor, mengatakan hasil pendataan sementara mencatat enam rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Ada enam rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Pendataan masih terus kami lakukan," ujarnya.

Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sugiannor menambahkan, salah seorang pemilik rumah yang terbakar diketahui bekerja sebagai pembelah kayu. Saat kejadian, ia sedang bekerja dan baru mengetahui rumahnya hangus setelah api membesar.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Alalak Tengah #banjarmasin #Kebakaran