RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Salah seorang ulama yang dihormati, Habib Sulaiman bin Umar Bahasyim, wafat pada Sabtu (4/7/2026) pukul 18.02 WITA setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat sakit yang dideritanya.
Kabar wafatnya Habib Sulaiman dengan cepat menyebar di tengah masyarakat melalui berbagai grup WhatsApp, termasuk grup Relawan Emergency. Informasi tersebut kemudian memicu gelombang ucapan belasungkawa dan doa dari masyarakat yang mengenal sosok almarhum.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Luka mendalam atas wafatnya Habibana Alhabib Sulaiman Bahasyim. Mohon doa semuanya untuk Habib Sulaiman Bahasyim. Beliau wafat sore tadi di rumah sakit," demikian isi pesan yang beredar.
Semasa hidupnya, Habib Sulaiman dikenal sebagai ulama yang aktif berdakwah dan memiliki kedekatan dengan KH Ahmad Syairazi, pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan. Sosoknya dikenal luas sebagai pribadi yang sederhana, menyejukkan, serta menjadi panutan bagi masyarakat.
Jenazah almarhum disemayamkan di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan. Berdasarkan informasi yang diterima, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026) pukul 18.00 WITA di kompleks Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
Kepergian Habib Sulaiman meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, sahabat, dan masyarakat Hulu Sungai Selatan. Sejak kabar wafatnya tersebar, media sosial dipenuhi ucapan belasungkawa dan doa. Poster duka cita serta ungkapan penghormatan kepada almarhum ramai dibagikan melalui status WhatsApp, Facebook, dan berbagai platform media sosial lainnya.
Masyarakat pun mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.
Editor : Eddy Hardiyanto