RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Teror pembakaran bangunan kosong kembali menghantui warga Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. Kali ini, sebuah rumah kosong di Desa Tanta RT 3 Nomor 6 menjadi sasaran kebakaran pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 05.30 Wita.
Peristiwa tersebut membuat warga dan aparat setempat merasa kecolongan. Pasalnya, patroli keamanan dan ronda malam baru saja selesai dilakukan sekitar satu jam sebelum kejadian.
"Iya, kami merasa kecolongan. Padahal warga baru pulang ronda sekitar pukul 04.30 Wita, tetapi pukul 05.30 Wita kebakaran kembali terjadi," ujar Camat Tanta, Rofiq Aziddin.
Beruntung, kebakaran cepat diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dari rumah kosong tersebut. Informasi itu segera diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran sehingga api berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas.
Rofiq menjelaskan, kebakaran hanya menghanguskan sebagian kecil bangunan, yakni sekitar lima persen pada bagian lantai ruang kamar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Rumah yang terbakar diketahui milik Abdul Sina dan baru sekitar satu bulan terakhir dalam kondisi kosong karena ditinggalkan pemiliknya.
"Rumah itu baru sekitar satu bulan tidak ditempati," katanya.
Saat ini, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran.
"Kami tidak mengetahui secara pasti dari mana sumber api berasal. Untuk penyelidikannya kami serahkan kepada Polsek Tanta," ujarnya.
Meski demikian, Rofiq mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan lingkungan, mengingat aksi pembakaran bangunan kosong yang sempat meresahkan warga kembali terjadi.
Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo mengatakan, jajaran Polsek Tanta sebenarnya telah meningkatkan patroli dan monitoring keamanan pada dini hari di sejumlah wilayah Kecamatan Tanta.
Petugas bahkan menyambangi pos kamling dan Unit Pengamanan Berbasis Swadaya (UPBS) untuk memberikan imbauan kepada warga agar terus meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
"Patroli dilakukan dengan menyambangi sejumlah pos kamling dan UPBS. Petugas mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya," jelas Heri.
Polisi juga menegaskan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pihak yang diduga sengaja melakukan aksi pembakaran.
Selain memperkuat pengawasan, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan mencegah terulangnya teror pembakaran yang belakangan meresahkan warga Kecamatan Tanta.
Editor : Eddy Hardiyanto