Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diduga Layani Pelagsir, SPBU Pramuka Banjarmasin Ditutup Pertamina, Begini Detailnya

Zulvan Rahmatan • Rabu, 17 Juni 2026 | 08:18 WIB
TERPAMPANG: SPBU 64.701.11 di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur tampak tak beroperasi seperti biasanya. Akses keluar masuk SPBU juga tertutup oleh pagar besi, disertai spanduk bertuliskan “SPBU dalam masa pembinaan Pertamina Patra Niaga.” (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin).
TERPAMPANG: SPBU 64.701.11 di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur tampak tak beroperasi seperti biasanya. Akses keluar masuk SPBU juga tertutup oleh pagar besi, disertai spanduk bertuliskan “SPBU dalam masa pembinaan Pertamina Patra Niaga.” (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - SPBU 64.701.11 di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, tampak tidak beroperasi seperti biasa. Aktivitas pengisian BBM berhenti total. Sementara akses keluar masuk lokasi ditutup pagar besi.

Di depan area SPBU terpasang spanduk bertuliskan "SPBU dalam Masa Pembinaan Pertamina Patra Niaga". Ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Penutupan sementara tersebut diduga berkaitan dengan pengungkapan kasus pelangsiran BBM bersubsidi yang sebelumnya dilakukan Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan.

Dalam video yang beredar di media sosial dan diunggah akun macan_kalsel pada Sabtu (13/6/2026), disebutkan bahwa aktivitas mencurigakan diduga berlangsung pada malam hari. Saat itu, kondisi SPBU terlihat gelap dengan lampu dimatikan dan pagar tertutup rapat, sehingga terkesan tidak beroperasi.

Namun, saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian berpakaian preman, ditemukan aktivitas pengisian BBM yang diduga melibatkan para pelangsir.

Ketika petugas melakukan penggerebekan, puluhan orang yang diduga pelangsir berhamburan meninggalkan lokasi sambil membawa jeriken yang ditempatkan di kendaraan mereka. “Saat didatangi, SPBU dalam keadaan gelap dan pagar tertutup. Namun di dalam terdapat adanya kegiatan,” tulis akun tersebut.

Dari operasi itu, aparat kepolisian mengamankan 89 jeriken berisi BBM bersubsidi. Sejumlah pihak yang berada di lokasi, termasuk pengawas, operator, serta pihak yang diduga sebagai pelangsir, turut diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Banjarmasin.

Menanggapi kejadian tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan apresiasi terhadap langkah kepolisian dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Menurutnya, siapapun yang terbukti terlibat dalam praktik yang menyebabkan distribusi BBM tidak tepat sasaran dan merugikan masyarakat harus diproses sesuai hukum yang berlaku. "Kami mengapresiasi langkah kepolisian yang masif dan terukur dalam menindak penyelewengan energi, baik BBM maupun logistik," ujarnya.

Roberth menegaskan, apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya keterlibatan oknum dari SPBU atau lembaga penyalur BBM, Pertamina akan memberikan sanksi pembinaan secara tegas kepada pihak terkait.

Mengenai proses hukum terhadap individu yang terlibat, Pertamina menyerahkan sepenuhnya penanganannya kepada aparat penegak hukum.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak menerimanya.

SPBU Pramuka Banjarmasin Dalam Masa Pembinaan

Kondisi Saat Ini :
* Aktivitas pengisian BBM berhenti total. 
* Akses keluar masuk ditutup pagar besi. 
* Terpasang spanduk: "SPBU dalam Masa Pembinaan Pertamina Patra Niaga". 

Dugaan Penyebab :
* Diduga terkait kasus pelangsiran BBM bersubsidi. 
* Diungkap Tim URC Ditreskrimum Polda Kalsel. 

Modus yang Diduga Dilakukan :
* Aktivitas berlangsung malam hari. 
* Lampu SPBU dipadamkan. 
* Pagar ditutup agar terlihat tidak beroperasi. 
* Pengisian BBM diduga tetap berlangsung di dalam area SPBU. 

Saat Penggerebekan :
* Polisi berpakaian preman melakukan pemeriksaan. 
* Puluhan orang diduga pelangsir berhamburan meninggalkan lokasi. 
* Membawa jeriken di kendaraan masing-masing. 
* 89 jeriken berisi BBM bersubsidi diamankan sebagai barang bukti. 

Pihak yang Diperiksa :
* Pengawas SPBU. 
* Operator SPBU. 
* Sejumlah pihak yang diduga pelangsir.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#kalimantan selatan #BBM #banjarmasin #spbu #Polresta Banjarmasin